"Abu-Abu Dalam Alunan Sendu"

"Abu-Abu Dalam Alunan Sendu"

Tanggal : 31 Agustus 2013 s/d
30 November -0001

Lokasi :

Ruang abu-abu. Sebuah ruang antara hitam putih. Ruang 'absurd' namun merupakan ruang tawar antara kepastian dan kemungkinan, antara logika dan perasaan. Lalu sejauh mana ruang itu menyertai perjalanan manusia sebagai manifestasi utuh kebudayaan?

Untuk mengetahui lanjut, silahkan hadir dalam acara yang digelar oleh Forum Apresisi Sastra dan Budaya Kudus (Fasbuk) edisi Agustus 2013 yang mengangkat tema “Abu-Abu Dalam Alunan Sendu” pada hari: sabtu,31 Agstus 2013, pukul 16.00 WIB, di Gedung PKM Lantai 1 (SEKAM) Universitas Muria Kudus. Acara ini merupakan sebuah paket Orasi Budaya : Gus Miko, Rais Mustofa SP.d dan Musikalisasi Puisi Via Feat T. "Abu-Abu Dalam Alunan Sendu"  dipersembahkan oleh FASBuK didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dan bekerjasama dengan UKM SEKAM UMK.

Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBUK) adalah sekumpulan masyarakat yang mengedepankan aktifitas sosialnya pada nilai-nilai estetika dengan melakukan berbagai kegiatan kesusastraan dan kesenian yang darinya diharapkan tumbuh nilai-nilai kesadaran manusia sehingga tercipta keseimbangan fisik dan mental dalam menjalani kehidupan berkebudayaan.

FASBuK adalah ruang untuk bertukar pengalaman, bertukar gagasan, bertukar karya sastra dengan keberagaman bentuknya. Tak hanya puisi kita mencoba membedah dan menikmati novel serta naskah lakon karya sastrawan-satrawan di Kudus. Diharapkan FASBuK dapat menjadi laboratorium Sastra dan Seni budaya di Kudus. Ruang untuk berekspresi, bereksperimen dan menampung hasil karya bersama.

Secara rutin tiap bulannya FASBuK yang di dukung Bakti Budaya Djarum Foundation ini, menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra Pelajar dan Mahasiswa, Sarasehan Budaya, Musikalisasi puisi, Pertunjukan Drama dan Musik Sastra dsb. Acara tersebut di gelar di berbagai tempat di Kudus, terutama di kantong-kantong Budaya seperti misalnya; Olah-Olah Padepokan Seni Desa Dersalam Kudus, RM. Saung Bambu Wulung milik Bapak Aris Djunaedi (Ketua Dewan Kesenian Kudus)