"Begawan Sabdawala", Karya Wayang Orang Bharata

"Begawan Sabdawala", Karya Wayang Orang Bharata

Tanggal : 25 Oktober 2014 s/d
30 November -0001

Lokasi : Gedung WO Bharata, Jl. Kalilio No. 15, Senen, Jakarta

Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mendukung karya Wayang Orang Bharata, kali ini menampilkan judul “Begawan Sabdawala”. Pertunjukan berlangsung pada tanggal 25 Oktober 2014, pukul 20.00 WIB, di Gedung WO Bharata, Jl. Kalilio No. 15, Senen, Jakarta.

Kisah ini menceritakan tentang Kerajaan Amarta yang mengalami kekacauan setelah Pandawa diharuskan menjalani hukuman 13 tahun ke Hutan Kamyaka. Rakyat Amarta terlantar dan banyak tindak kriminal terjadi setelah kerajaan tersebut di ambil alih oleh Kurawa.

Petruk menyaksikan keadaan itu dengan miris dan prihatin.Hatinya menjerit namun tak bisa berbuat apa-apa. Ia kemudian mengadu kepada Dewata.Langit pun berguncang karena doa Petruk, seorang yang papa dan tulus. Raden Wisanggeni turun kebumi menemui Petruk dan rohnya menyatu ke tubuh Petruk.

Petruk menjadi sakti layaknya seorang Begawan dan dikenal sebagai Begawan Sabdawala. Banyak orang datang dan ingin menjadi murid Petruk, termasuk para putra Pandawa seperti Raden Abimanyu, Gatotkaca, Antareja dan Antasena. Dengan pendekatan budaya Petruk membangun ketahanan mental para putra Pandawa yang sedang kehilangan panutan.

Tingkah polah Begawan Sabdawala yang konyol tapi sangat sakti menjadi daya pikat lakon komedi ini. Ia dengan leluasa menyampaikan kritik - kritik sosial dan solusi yang cerdas dengan gaya yang merakyat.

Informasi lebih lanjut mengenai pertunjukan, silahkan menghubungi : Bapak Yunus 08561211842