Bienal Sastra Salihara 2013

Bienal Sastra Salihara 2013

Tanggal : 20 September 2013 s/d
30 November -0001

Lokasi :

Bienal Sastra Salihara hadir kembali, kali ini bertema “Sirkus Sastra”. Sirkus di sini bermakna perayaan fantasi dan “sang liyan”. Sebuah sirkus mengandung keterlibatan sekaligus keterasingan penontonnya. Sirkus Sastra menghadirkan sastrawan dan seniman pertunjukan yang menggarap tema seputar sirkus maupun yang, bagaikan sirkus, menghadirkan dunia sang liyan, paradoks antara keriaan dan alienasi, perbenturan antara fantasi,ingatan, dan kenyataan.

Tidak hanya menghadirkan sastrawan dari dalam dan luar negeri yang akan berpentas dan berdiskusi. Berbagai disiplin seni lain pun akan turut menyemarakan perhelatan yang diselenggarakan setiap dua tahun sejak 2001.

Dimulai dengan program pendahuluan Lokakarya Menulis dan Berfikir Kreatif yang berlangsung sepanjang April-Juni lalu, lokakarya ini menghasilkan hampir 60 cerpen yang akan diterbitkan dalam rangkain kisah astrologi, yang terdiri dari 12 buku. Tiga kisah astrologi pertama - Scorpio, Sagitarius, Capricorn - akan diluncurkan dalam festival ini.
 
Pertunjukan sirkus kontemporer akan membuka dan menutup Bienal Sastra Salihara kali ini. Dibuka oleh sirkus mutakhir yang dibawakan Compagnie Non Nova, teater sirkus dari Prancis yang menghadirkan perayaan fantasi melalui kemampuan manusia mengolah tubuh dan benda-benda, termasuk obyek sehari-hari seperti tas kresek. Sementara Gandini Juggling, teater sirkus kontemporer asal Inggris, akan menutup perhelatan ini.
 
Seperti festival yang sebelumnya, pembacaan sastra menjadi menu utama, dan pementasan musik berdasarkan karya sastra akan menyemarakkan pembacaan. Puluhan sastrawan dan musisi, yang namanya telah berkibar maupun yang baru, akan menampilkan karya. Kami memilih para sastrawan yang karyanya menampilkan suasana yang juga dihadirkan oleh sirkus: fantasi, keganjilan, keramaian sekaligus rasa sepi keterasingan, dan ingatan masa kanak-kanak.
 
Di ranah pemikiran, akan kami hadirkan seri kuliah umum bertema “Pemikiran di Seputar Sastra”. Seri kuliah umum ini adalah serial kajian kritis atas telaah sastra maupun konteksnya. Mempelajari pemikiran di seputar sastra adalah mempelajari sebagian penting dari sejarah pemikiran di Indonesia.
 
Tak hanya program sastra, Sirkus Sastra juga akan menghadirkan pameran seni rupa dan teater tari “Circus” karya Hiroshi Keiko Bridge Project dari Jepang. Pameran ini mengajak kita menikmati obyek-obyek yang bergerak antara dunia mimpi dan dunia keseharian, dunia dongeng dan dunia nyata; aneka penjelmaan yang memberi kita humor sekaligus horor. Sementara pameran Entang Wiharso akan menjadi sisi lain Bienal Sastra kali ini.
 
Berlangsung sejak 20 September hingga 27 Oktober 2013, Sirkus Sastra tidak hanya menampilkan pertunjukan sastra dengan pemanggungan yang meriah menyerupai sebuah sirkus, namun juga menampilkan bagaimana sastra bisa berhubungan dengan bentuk-bentuk kesenian yang lain. Tak ketinggalan anda juga bisa menikmati lokakarya sulap dan tarot di festival ini . Selamat berkarnaval!
 
Info lengkap mengenai Bienal Sastra Salihara 2013 sila kunjungi www.salihara.org atau ikuti linimasa kami di @salihara.