Festival Monodrama Nusantara 2017

Festival Monodrama Nusantara 2017

Tanggal : 15 Desember 2017 s/d
16 Desember 2017

Lokasi : Omah Kebon Nitiprayan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta

Dalam rangka menjembarkan kekerabatan budaya dunia, Whanidproject bekerjasama dengan Pasca Sarjana ISI Yogyakarta menggagas suatu acara bertajuk Festival Monodrama Nusantara 2017 yang rencana akan digelar 15-16 Desember 2017 di Yogyakarta.

Kata Nusantara, dengan kata dasar Nusa dan Antara memiliki sejarah yang sudah sangat tua, seiring pertumbuhan historikal pada masa pemerintahan kuno dalam bentuk kerajaan hingga masa modern Indonesia dalam bentuk Republik kini. Kerajaan Majapahit melalui representasi pemerintahan Hayam Wuruk-Gajah Mada (1350-1359) sudah menggunakan konsep ini sebagai negara kepulauan. Tak heran jika dalam catatan sejarawan Denis Lombard terhitung yang disebut oleh patih Gajah Mada sebagai bagian dari Nusantara ada limapuluh dua (52) titik. Utamanya yang sekarang abadi menjadi bagian dari Indonesia, ditambah lagi Malaysia, Singapura, Kamboja, Vietnam, Timor Leste, Laos, Filipina.

Meski konsep tersebut masih juga diperdebatkan hingga kini, meski pula kejayaan Majapahit sudah berlalu, namun mitologi atau impian atas konsep kenusantaraan itu tetap mengeram dalam bawah sadar kebangsaan. Nusantara sebagai suatu mitos bangsa besar, berjaya dan bersatu kuat tetaplah menjadi impian, setidaknya dalam visi diplomasi.

Festival Monodrama Nusantara (FMN) digelar dengan semangat diplomasi budaya dengan visi dasar keterhubungan positif antar manusia dari berbagai bangsa dalam media seni peran tunggal (monodrama). Pada gelar FMN-1 2017 Whanidproject mengawalinya dengan mengundang aktor Roslan Moh Daud dan Dalifah Shahril dari Singapura, Ard Omar dan Danial Lee dari Malaysia. Dari Indonesia sendiri akan tampil Irna NJ dari ISI Yogyakarta dan uul Syarifah Lail.

Selain menggelar parade monolog, FMN I-2017 juga akan menggelar workshop keaktoran dan penulisan. Workshop keaktoran oleh Dalifah Shahril (Singapura) dan Yusof Bakar (Malaysia) sedangkan workshop penulisan oleh Whani Darmawan (Indonesia) dan Rafaat Haji Hamzah as(Singapura).

Di tengah perhelatan tiga negara itu disisipkan juga agenda launching buku kumpulan lakon monolog berjudul 'Sampai Depan Pintu' karya Whani Darmawan dengan acara bedah buku dan pertunjukan  alih musikal teks monolog dalam permainan monobiola dari violis Eko Balung.
 
Acara kebudayaan ini didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation Bank Indonesia, Regina Realty, Dinas Pariwisata Yogyakarta, Guesthouse Omahkebon, Matatikus Production, Gelaran.id.

Info lebih lanjut mengenai kegiatan ini silahkan menghubungi panitia:

Email     :  whanidproject@gmail.com

Web       :  www.whanidproject.com

Phone    :   +62 813 8304 3290