Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi Januari 2015

Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Edisi Januari 2015

Tanggal : 25 Januari 2015 s/d
30 November -0001

Lokasi : Auditorium Universitas Muria Kudus, Gondangmanis PO. BOX 53 Bae, Kudus

Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang di dukung Bakti Budaya Djarum Foundation dan bekerjasama dengan HMJ Akuntansi Universitas Muria Kudus akan kembali menggelar lawatan rutin sastra dan Budaya. Kali ini menampilkan diskusi serta pertunjukan dengan menghadirkan tema “Kreatif Itu Keren” di Auditorium Universitas Muria Kudus ,Kampus Gondangmanis PO. BOX 53,Bae, Kudus, pada hari minggu, 25 januari 2015, Pukul 09.30 WIB.

Menelusur proses kreatif seorang sastrawan, imajinasi kita pasti dihadapkan pada persoalan unik yang dipenuhi bermacam interpretasi menyangkut “daya ungkap“ sebagai pembentukan karakter, kejiwaan maupun estetika yang sering kita temukan pada esensi penciptaan  “Karya“. Apakah itu puisi, cerpen maupun novel tak lepas dalam kekuatan nilai filsafat yang membuka ruang kontemplasi bagi siapapun untuk memperluas perenungan terhadap konflik batin dalam diri kreator.

Thomas Budi Santoso dan Jumari HS, memang dua sosok sastrawan yang berbeda “  angkatan “, tapi hampir memilki history perjalanan hidup yang sama. Ada sebuah ungkapan klise“ sengsara membawa nikmat “ itulah rangkuman tekstual  yang layak disandang keduanya. Kenapa demikian? Jejak awal mengenal sastra, keduanya lahir dari tekanan hidup dan kesengsaraan, berupa ekonomi, diskriminasi nasib maupun keterbelengguan air mata yang sulit bergulir akibat ketakberdayaan, begitu pun keringatnya mungkin dirampas oleh tuntutan kebutuhan yang serba kurang.

Kerja keras dan kejujuranlah, yang membuat keduanya sekarang menyandang “Penyair“ yang memiliki mental kuat di kawasan Pantura, dan telah berupaya bisa menjawab perkembangan zaman yang serba komplek, begitu juga “karya“ keduanya mampu bernafas serta terbang mengarungi luasnya metafor yang diusung imajinasi, menyinggahi keras serta lembutnya beban, entah itu tereksplor melalui penglihatan, pendengaran maupun rasa. Oleh karena itu, langkah untuk mengenal dan menelusuri jejak kreatif dari kedua sastrawan ini tentunya menjadi sebuah usaha yang sangat menarik dan penting bagi generasi muda.

Jayadi Kastari, akan hadir dan didaulat untuk menahkodai sebuah diskusi di  Auditorium Universitas Muria Kudus UMK dalam usaha menelusur, menelisik perjalanan proses kedua penyair ini. Tentu saja ada daya tarik tersendiri untuk dinikmati sebagai referensi berharga bagi siapapun yang merasa dirinya tertarik dalam bidang sastra. Jayadi Kastari yang kapasitasnya redaktur budaya  di media Koran sangatlah tepat dan memang ahlinya dalam mendiskripsikan  proses  kreatif.

Sekilas tentang Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK)

FASBuK adalah ruang kerja fisik dan pemikiran secara continue untuk mencipta inovasi serta varian-varian sebuah paket kemasan kegiatan dalam bidang kesusasteraan dan kesenian lokal yang nantinya mampu menjadi asset atas keberagaman kebudayaan nasional dan dekat masyarakatnya sehingga tercapai ruang bersama untuk saling berbagi, bertukar pikiran, demi sebuah cita-cita luhur tumbuhnya nilai-nilai kesadaran manusia yang berbudaya.

Secara rutin tiap bulannya FASBuK menggelar acara Sastra dan Seni Budaya yang meliputi Apresiasi sastra, Sarasehan Budaya, Pertunjukan Musik, Tari dan Pementasan Drama/Teater, dan sebagainya. Acara tersebut di gelar di berbagai tempat kantong-kantong Budaya di Kudus.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini, silahkan menghubungi :

Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FasBuk)
Ketua Badan Pekerja FASBuK : A r f i n  AM
No. Hp : +62 857 4199 8480
Email : fasbuk93@gmail.com