Gelar Batik Nusantara 2015

Gelar Batik Nusantara 2015

Tanggal : 24 Juni 2015

Lokasi : Jakarta Convention Center (JCC)

Yayasan Batik Indonesia yang didirikan pada tanggal 28 oktober 1994 adalah suatu Yayasan yang dibentuk sebagai lembaga nirlaba yang merupakan wujud dari persamaan kehendak para pecinta, pengrajin, pengusaha dan pemerhati batik serta dijiwai oleh semangat Sumpah Pemuda juga merupakan mitra kerja Pemerintah dalam mengembangkan, melestarikan dan membina pengusaha serta pengrajin batik nasional.

Gelar Batik Nusantara adalah suatu kegiatan pameran batik tingkat nasional yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali oleh Yayasan Batik Indonesia sejak tahun 1996. Kegiatan ini bertujuan memperluas fungsi batik dari produk hasta karya hasil buatan tangan manusia menjadi sebuah alat atau media pemersatu keragaman dan kemajemukan bangsa-bangsa di dunia serta menjadikan Batik sebagai Ikon nasional dan berkesinambungan sehingga mampu menjadi identitas kebangsaan yang dapat merepresentasikan negara Indonesia dimanapun Batik berada.

Penyelenggaran Gelar Batik Nusantara 2015 mengusung tema : “Batik, Pemersatu Bangsa”, diadakan pada tanggal 24 – 28 Juni 2015 bertempat di Assembly Hall, Plenary Hall dan Main Lobby Jakarta Convention Center (JCC) dan direncanakan akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia. Setiap 2 tahun, Gelar Batik Nusantara memilih nuansa dari berbagai daerah secara bergantian. Tahun ini Yayasan Batik Indonesia  menampilkan nuansa Batik Pesisir, namun isi pameran dan peragaan busananya tetap dari berbagai daerah seluruh Indonesia.

Kegiatan ini dirancang untuk menjadi ikon dalam perkembangan Batik yang akan diikuti oleh lebih dari 350 perajin batik dan dihadiri oleh masyarakat pecinta batik dari berbagai kalangan, yaitu seniman, desainer, mahasiswa, dosen, pelaku industri batik dan masyarakat pengguna serta penggemar batik. Acara akan dikemas secara anggun untuk menampilkan sebuah kegiatan informatif dan edukatif guna memperkenalkan Batik sebagai sebuah warisan asli budaya Indonesia ke seluruh dunia, serta untuk mempertahankan Batik Indonesia sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO, yang dikukuhkan pada tanggal 29 September 2009 di Abu Dhabi-Uni Emirat Arab.

Hasil signifikan yang telah di capai oleh batik sebagai industri padat budaya adalah dengan ditetapkannya setiap tanggal 02 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Selain itu, industri batik juga semakin maju, dan pengrajin batik banyak mendapat pesanan karena permintaan / demand semakin meningkat. Pengrajin semakin kreatif dengan mengangkat motif baru tanpa meninggalkan pakemnya.

Yayasan Batik Indonesia juga bekerjasama dengan kementrian perindustrian, kementrian perdagangan serta kementrian terkait lainnya serta NGO (swasta) dalam menyelenggarakan pameran dan fashion show di luar negeri dan di dalam negeri. Yayasan Batik Indonesia juga bekerjasama dengan instansi-instansi terkait untuk lebih meningkatkan kesejahteraan bagi pengrajin batik dan juga dalam hal penyediaan bahan baku utama dan bahan baku pembantu seperti bahan pewarnaan untuk mempermudah kebutuhan para pengrajin batik di seluruh Indonesia, meningkatkan ketrampilan si pengrajin dengan memberikan pelatihan dan penyuluhan, membantu mencarikan pemasarannya yang baik dan bila perlu juga memfasilitasi pencarian bantuan modal untuk perluasan usaha pengrajin batik.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, silahkan mengunjungi :
http://www.gelarbatiknusantara2015.com/