INKONFESO : Topeng-topeng Noor Ibrahim Tahun 2012

INKONFESO : Topeng-topeng Noor Ibrahim Tahun 2012

Tanggal : 12 Juli 2012 s/d
30 November -0001

Lokasi : Kemang 58 Art House. Jalan Kemang 58 Jakarta Selatan

Kegiatan ini merupakan pameran tunggal karya perupa Noor Ibrahim, yang dalam kesempatan ini mengejawantahkan ekspresinya dalam bentuk topeng. Topeng-topengnya tidak dibuat pada medium kayu atau kertas seperti halnya topeng wayang atau topeng klasik. Ia membuat topeng beralaskan alumunium, dengan menggunakan teknik pukul (Jawa: palon atau kenteng). Sepeti biasanya Noor Ibrahim menggulirkan teknik semacam ini untuk menggelorakan dirinya sebagai salah saeorang pematung yang masih percaya bahwa salah satu hal penting dalam seni rupa adalah perkara teknik. Maka, terwujudlah 20-an karya berukuran besar, sedang, dan kecil.

Secara konseptual, topeng-topeng Ibrahim adalah gambaran dari kepercayaannya terhadap dunia dalam manusia. Topeng-topengnya adalah ekspresi tentang eksistensi manusia yang dibaca melalui wajah. Wajah adalah persoalan yang tampak, verbal dan vulgar. Wajah secara hakiki adalah “berita”. Bagi Ibrahim, melalui pembacaan wajah, Anda akan menemukan sisi khusus dan unik dari setiap teman maupun lawan kita. Wajah tak sekadar hanya terdiri dari mata, hidung, telinga, mulut yang hanya diketahui merupakan lubang fisik atau “pintu” tubuh.

Elemen-elemen wajah tersebut dalam konteks pameran ini adalah menunjuk dan bicara perihal “arah”: mata (ke depan), telinga (ke samping kanan dan kiri), hidung (ke bawah). Inilah esensi wajah dalam perspektif pemikiran Ibrahim. Wajah dan topeng adalah arah sekaligus “petunjuk” yang bersifat spiritual. Topeng-topeng Ibrahim adalah wajah kontemporer yang harus dibaca sebagai sebuah tanda. Topeng-topeng kontemporer inilah yang menggantikan kitab-kitab tua. Topeng-topeng inilah yang menjadi sabda bagi kita semua.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, silahkan menghubungi Talenta Art Management, D Safitri A : 021 9164 7959 / 081 199 6040.