Kabaret Keroncong, Apresiasi Bagi Veteran Pejuang Indonesia Tahun 2011

Kabaret Keroncong, Apresiasi Bagi Veteran Pejuang Indonesia Tahun 2011

Tanggal : 17 November 2011 s/d
30 November -0001

Lokasi : Gedung Kesenian Jakarta

Rasa cinta terhadap Ibu Pertiwi bisa diwujudkan dalam berbagai cara, salah satunya adalah dengan melestarikan budaya dan juga berbagi dengan orang-orang hebat yang telah berjuang untuk negeri ini, para pahlawan dan veterang pejuang.

Seperti pepatah mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Berangkat dari prinsip tersebut, Djarum Apresiasi Budaya mempersembahkan Kabaret Keroncong pada 17 November 2011 di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru. Pertunjukan sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa para veteran pejuang Indonesia ini telah memukau hati para penontonnya, dan digelar sebanyak dua kali berturut-turut pada pukul 16.00 dan 20.00 WIB.

Djarum Apresiasi Budaya yang secara konsisten membuktikan kepedulian terhadap kebudayaan Indonesia, kembali menyelenggarakan acara yang sarat akan pesan budaya. Dipimpin oleh sutradara Rusdy Rukmarata, music director Oni Krisnerwinto, serta penata artistik Oleg Sanchabakhtiar, sebuah paket lengkap konser musik Keroncong dikemas dalam bentuk cabaret dengan apik dibalut elemen tari, komedi, musik dan juga drama.

Pertunjukan berdurasi 90 menit ini menyuguhkan musik keroncong dalam wajah yang lebih segar dengan menampilkan Ratna Listy, Ary Kirana, Kelompok Teater Sahita, Wawan Timlo, Abby, serta narasi oleh Lukman Sardi dan Nala Armita, dan penampilan tarian dari Eksotika Karmawibangga Indonesia.

Konsep Kabaret Keroncong merupakan hasil pemikiran dari Iwet Ramadhan, Oleg Sanchabachtiar dan Maudy Koesnadi. Selain sukses membuat pertunjukan yang memikat hati para penontonnya, tiga generasi muda peduli bangsa ini juga mengadakan malam penggalangan dana sebagai bentuk apresiasi bagi para veteran pejuang Indonesia, orang-orang luar biasa yang sudah dengan segenap jiwa raganya merebut dan mempertahankan kemerdekaan negri kita tercinta, Indonesia.

Tidak hanya sebatas malam penggalangan dana, program penghormatan terhadap veteran pejuang bernama program Eyang Sayang turut diadakan dan dihadiri oleh sekitar 140 veteran pejuang DKI Jakarta. Program ini adalah rangkaian acara hiburan yang khusus dipersembahakan untuk para veteran pejuang.

Dimulai dengan 6 bus yang mengantar mereka untuk makan bersama di Restoran Palalada - Grand Indonesia, dengan ditemani oleh Ikatan Abang None Jakarta, para veteran pejuang disuguhi hiburan yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh panitia. Seusainya, mereka  diantar menuju Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) untuk menyaksikan Kabaret Keroncong, yang dipersembahkan khusus sebagai tanda penghormatan bagi mereka.

Raut gembira sekaligus haru tampak jelas di wajah mereka sepanjang pertunjukan hingga bus kembali membawa mereka untuk kembali pulang.