Kereta Kencana di Kudus Tahun 2013

Kereta Kencana di Kudus Tahun 2013

Tanggal : 20 Desember 2013 s/d
30 November -0001

Lokasi : Auditorium Universitas Muria Kudus

Dikisahkan, adalah dua orang tua berbeda usia yang sedang menanti ajal menjemput. Di tengah penentian tersebut, mereka berusaha melakukan banyak hal seperti yang sudah dan pernah mereka lakukan di masa lampau. Merayu, merajuk, tertawa, menangis, bermain dan terkadang terdiam membisu menggeluti kesepian yang hinggap di masing – masing benak mereka. Dan pada akhirnya, tak ada lagi yang bisa mereka lakukan. Pun hingga akhirnya mereka masuk pada ruang imaji yang dibangun di atas kesunyian hidup. Sebelum kereta kencana itu datang.

WS. Rendra menerjemahkan naskah berjudul “Les Chaises“ karya Eugene Ionesco yang notabene adalah seorang sastrawan berdarah Rumania dan Perancis. Banyak makna dan simbol yang dia sembunyikan di naskah tersebut dalam tatanan bahasa absurd. Bahkan seorang Putu Wijaya, salah satu pentolan dari Teater Mandiri yang pernah memainkan naskah “Kereta Kencana“, menyebutkan bahwa naskah ini mudah, namun banyak kesulitan yang dijumpai di dalamnya.

Dan untuk kesempatan kali ini, Keluarga Segitiga Teater (KESET) mencoba membaca teks naskah “Kereta Kencana“, sekaligus menjadi produksi ke – 10. Sutradara naskah ini adalah seorang pelaku teater jebolan dari Teater Emka Fakultas Sastra Undip, Sony Prasetyo Wasono, yang masih begitu kuat dengan gaya eksplosifnya. Sedangkan aktor dan aktris yang dipilih untuk memerankan tokoh kakek dan nenek adalah Jesi Segitiga dan Pipiek Isfianti.

Bersama Bakti Budaya Djarum Foundation, “Kereta Kencana” ini dipentaskan di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) pada 28 Desember 2013, dalam dua kali jam pentas, yakni:

- Pukul 15.00 wib
- Pukul 19.00 wib

Informasi kegiatan lebih lanjut dapat menghubungi panitia : 0856 4176 1438, atau E-mail : bayuw55@yahoo.com