Komunitas Musik Passare Ensemble mempersembahkan Pertunjukan Musik "Appase're sara"

Komunitas Musik Passare Ensemble mempersembahkan Pertunjukan Musik "Appase're sara"

Tanggal : 11 Mei 2014 s/d
30 November -0001

Lokasi : Gedung Teater Salihara

Komunitas Musik Sulawesi Selatan, Passare Ensemble yang di dukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation akan menampilkan sebuah musik ensemble dengan judul Appase’re sa’ra (menyatukan bunyi). Sebuah karya musik yang digarap oleh A.Sulthan Ngirate, yang bersumber dari musik tradisi Sulawesi Selatan dan ditafsir kembangkan di dalam kekinian, pada tanggal 11 Mei 2014, di Gedung Teater Salihara, Jl. Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Komunitas Passare Ensemble berdiri pada tahun 2012, bertempat di Anjungan Sulawesi Selatan Taman Mini Indonesia Indah. Para Penggagas berdirinya Komunitas Passare Ensemble adalah Sultan Ngirate (Pemusik), Dimas Bayu (Pemusik), dan Didit Alamsyah (Pemusik). Awalnya berdiri karena mempunyai keinginan untuk mengembangkan kesenian musik Sulawesi Selatan. Dengan berjalannya waktu, dan berkembangnya pemikiran-pemikiran dari masing-masing personil Passare, maka komunitas ini berkembang dan menghasilkan karya-karya musik industri tanpa menghilangkan unsur musik tradisi yang diemban komunitas ini.
 
Melalui proses kreatifitas intelektual secara empiris/pengalaman, Passare Ensemble memiliki bentuk-bentuk karya musik yang dipengaruhi oleh empat unsur di dalam alam semesta yaitu, air, tanah, api dan udara. Pengaruh-pengaruh inilah yang diyakininya untuk disyukuri. Kesadaran pun terjadi bahwa apa yang ada dalam diri Passare hanyalah sebuah titipan dari Tuhan yang harus tetap dilestarikan. Dan apapun yang terjadi di sekitar kita adalah sebagai motivator untuk memotivasi setiap langkah dalam kehidupan antara manusia, alam, dan Tuhan sang Pencipta. “Appa Sulappa” merupakan modal utama karya yang inovatif”. “kualle angangangi tallanga natoalla”, artinya “aku lebih memilih tenggelam daripada pulang tak membuahkan hasil”, adalah sebuah semboyan pandangan hidup perantau etnis Makassar. Kalimat inilah yang menjadi landasan Passare Ensemble untuk terus berkarya.

Appasse’re sa’ra merupakan wujud dari pendalaman tentang keterikatan alam semesta, Tuhan dan manusia dalam sebuah ruang kehidupan, yang diaplikasikan dalam sebuah penyatuan-penyatuan bunyi. Di dalam Appasse’re sa’ra mengandung beberapa kedalaman makna yaitu, “Appa” dalam bahasa Bugis Makassar “sulappa appa” yang artinya empat penjuru. Empat penjuru diartikan  sebagai sisi di dalam sebuah ruang, dapat juga berarti empat unsur yang ada di alam semesta ini yaitu, air, tanah, api dan udara. Kemudian “Se’re” adalah satu atau esa, merupakan symbol dari sebuah keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. “Sa’ra”, yang berarti bunyi. Appasse’re Sa’ra (menyatukan bunyi) adalah penyatuan-penyatuan bunyi secara menyeluruh dalam ruang kehidupan, yang memiliki dasar keyakinan yang kuat menuju keikhlasan.

Jadwal kegiatan adalah Minggu, 11 Mei 2014, pukul 20.00 WIB, di Gedung Teater Salihara.

Informasi Kegiatan :
Komunitas Passare Ensemble : 0813 1020 2003 (Sultan Ngirate) dan 0813 8028 1717 (Arimbi Budiono)
Email : passare.sltn19@gmail.com