Membangun Pasar Memasyarakatkan Seni

Membangun Pasar Memasyarakatkan Seni

Tanggal : 24 Agustus 2014 s/d
30 November -0001

Lokasi : Taman Budaya Raden Saleh, Semarang

Dunia Seni tidak bisa hanya diisi oleh seniman-seniman handal saja. Karya-karya yang luar biasa tidak akan ada artinya tanpa publik seni dan sistem struktur kesenian yang memadai. Dalam struktur world art dimanapun, seni selalu didukung oleh elemen-elemen yang saling bertaut : seniman, karya seni, kritikus seni, ruang pertunjukan, publik seni, tak terkecuali sebuah pasar seni.

Pasar Seni tidak bisa begitu saja dipandang sebagai tempat bertemunya konsumen seni dengan benda-benda seni yang dihasilkan produsen seni, terjadi transaksi, lalu semua selesai. Lebih dari itu seni punya banyak tawaran dan terbuka untuk diapresiasi melebihi benda-benda seni yang kasat mata tersebut. Seni tentu bisa dipandang sebagai sebuah hiburan dan klangenan, lebih dari itu seni justru menyimpan ‘nilai-nilai’ yang pasti akan diunduh oleh mereka yang tekun menjalani laku seni.

Pazaar Seni 2014 dipilih sebagai identitas, sebagai paduan dari kata “PASAR” dan “BAZAAR”, “bazaar” disisipkan karena kata tersebut sudah dikenal di kalangan masyarakat sebagai kata ganti “pasar murah”, sehingga diharapkan Pazaar seni 2014 tidak dimaknai sebagai peristiwa sakral yang jauh dari keseharian masyarakat, melainkan peristiwa segar yang layak dinantikan dan dihadiri oleh segala lapisan masyarakat, tanpa kecuali.

Pazaar Seni 2014 dilangsungkan di Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Jalan Sriwijaya 29, Semarang. Mulai tanggal 24 hingga 30 Agustus 2014. setiap pukul 09.00-22.00 WIB. Pembukaan acara akan dilangsungkan Minggu, 24 Agustus 2014 malam oleh Wali Kota Semarang. Kegiatan yang akan digelar antara lain Pasar Seni Rupa, baik lukisan maupun patung. Puluhan perupa dari berbagai daerah telah mendaftarkan diri untuk ikut serta dalam acara tersebut.

Selain itu juga ada Pameran Industri Kreatif dan Karya Komunitas Seni, yang merupakan ruang berekspresi untuk kreativitas warga dan komunitas dalam menghasilkan produk yang digemari masyarakat Semarang dan kota-kota lain yang sedang tumbuh perekonomiannya. Setiap hari akan ada pagelaran seni mulai dari pementasan teater, pembacaan puisi, pemutaran film, dan festival musik Indie, serta lomba menggambar anak. Seni mural, sebagai salah satu jenis kesenian yang mulai berkembang di kota ini, juga bakal digelar termasuk Lomba Desain Kaos Semarangan. Pazaar seni 2014 didukung oleh Pemkot Semarang, Kadin Jateng, dan Bakti Budaya Djarum Foundation. Kegiatan ini juga direncanakan bakal menjadi agenda tahunan Dewan Kesenian Semarang (Dekase).