Mimbar Teater Indonesia (MTI) Ke-4: Waiting For Godot

Mimbar Teater Indonesia (MTI) Ke-4: Waiting For Godot

Tanggal : 23 September 2014 s/d
30 November -0001

Lokasi : Taman Budaya Jawa Tengah, Jl. Ir Sutami 57 Surakarta

Mimbar Teater Indonesia kembali digelar, Setelah pada tahun 2010 dengan tema bebas, tahun 2012 dengan lakon-lakon karya Putu Wijaya, dan tahun 2013 mengusung lakon-lakon karya Arifin C. Noer, pada tahun 2014 kali ini akan mengangkat tema Waiting For Godot. Apakah yang sesungguhnya terkandung dalam lakon WAITING FOR GODOT? Sangat mungkin jawabannya hanya pada peristiwa panggung, pada suatu peristiwa teater, teater kehidupan yaitu pencarian teater kepada makna kehidupan.

Tapi, apakah sebenarnya makna dari makna itu? Ini pun sangat mungkin tak mendapatkan rumusan jawaban yang pasti. Hidup memang bukan sekedar perkalian angka-angka dalam kalkulasi yang matematis. Betapapun di balik angka-angka dan aksara itu terhimpun sesuatu yang bersifat metafisis yang senantiasa kita raih di dalam konteks pemahaman dan pencarian makna.

Penghadiran tema dan lakon WAITING FOR GODOT ini untuk mengingatkan diri kita sebagai manusia secara personal dan sosial dalam proses ‘penantian’ dan ‘pencarian’. Di dalam konteks ‘penantian’ dan ‘pencarian’ ini, kita yang berusaha meyakini bahwa kesenian khususnya teater dan jenis seni pertunjukan lain adalah sebagai jembatan dan sekaligus jalan untuk memasuki ruang dan waktu permasalahan dalam diri kita.

Pada Mimbar Teater Indonesia ke-IV, peristiwa WAITING FOR GODOT akan dihantarkan oleh beberapa grup kesenian melalui disiplin teater, teater tari, mime theater, yang akan mengisi peristiwa WAITING FOR GODOT.

Jadwal Pergelaran:

1.    Rabu, 23 September 2014, Kelompok Seni Maccarita
2.    Kamis, 24 September 2014, Bengkel Mime Yogyakarta
3.    Jumat, 25 September 2014, Sinergi Teater Makassar
4.    Sabtu, 26 September 2014, Sena Didi Mime Indonesia (Jakarta)
5.    Minggu, 27 September 2014, Surabaya Dance Collective
6.    Senin, 28 September 2014, Studio TakSu

Acara yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini, pada 19 dan 20 September 2014 ada pentas monolog oleh Khalid Salleh (Malaysia) dan Eko Tunas (Semarang), dan pada 27 dan 28 September 2014, usai pementasan ada diskusi dengan menghadirkan pembicara Bakdi Soemanto dan Genthong HSA.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, silahkan menghubungi Hanindawan : 081 2260 5369