Indonesia Kaya App

Aplikasi untuk penikmat
budaya Indonesia

Unduh Gratis
Randai Berjudul Anggun Nan Tongga di Festival Nan Jombang

Randai Berjudul Anggun Nan Tongga di Festival Nan Jombang

Tanggal : 3 Desember 2018

Lokasi : Ladang Tari Nan Jombang, Sanggar Rimbo Tarok Belakang Perumahan POLDA Balai Baru Padang, Sumatera Barat

Festival Nan Jombang Tanggal 3 (FNJT3) memasuki bulan terakhir penyelenggaraan. Dalam sebelas bulan perjalanannya, FNJT3 telah menampilkan 11 grup ataupun sanggar dari beberapa Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Selama sebelas bulan itu pula para kurator dari FNJT3 memilih salah satu grup atau sanggar terbaik untuk ditampilkan kembali pada penutupan FNJT3 dan juga rangkaian program tahunan Nan Jombang Grup bersama Komunitas Galombang Minangkabau di tahun 2018. Mustika minang II dari kota Pariaman menjadi pilihan para kurator untuk tampil kembali pada 3 Desember 2018 besok. 

Grup Mustika Minang II didirikan pada tahun 2011 dan saat ini dipimpin oleh  Eka Fitria, S.Sn. Grup ini telah mengikuti berbagai event baik di tingkat provinsi ataupun tingkat nasional. Salah satu diantaranya adalah tampil dalam event pameran kerajinan tangan Indonesia Handycraft Trade Fair (INACRAFT) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada tahun 2016 dan menjadi juara ke dua dalam Festival Randai se Sumatera Barat pada tahun 2017. Pada februari 2018 Mustika Minang II juga tampil pada perhelatan FNJT3.

Dalam penutupan ini mereka kembali akan menampilkan cerita randai yang berjudul Anggun Nan Tongga. Cerita ini merupakan salah satu kaba yang berasal dari Sumatera Barat tepatnya di daerah pasisia (pesisir) yang disadur ke dalam naskah randai. Bila pada februari lalu mereka hanya memasukkan sentuhan dampiang salah satu seni vokal tradisi dari daerah Pariaman dan ulu ambek di dalam garapannya, kali ini mereka akan memasukkan lebih banyak ciri khas Pariaman ke dalam garapan randai tersebut, “saya telah merombak beberapa gerakan di dalam garapan kali ini dan memasukkan lebih banyak sentuhan tradisi Pariaman ke dalamnya”, jelas Junaidi selaku sutradara dan penulis naskah. Namun Junaidi enggan mengatakan apa saja bentuk ciri khas itu.

Seminggu sebelum penutupan, Nan Jombang Grup bersama Komunitas Galombang Minangkabau juga menyelenggarakan festival seni kontemporer terbesar di Sumatera yaitu Kaba Festival. Festival yang juga mendapat dukungan yang sama dari Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan menampilkan pertunjukan seni kontemporer dari 6 negara, Prancis, Swedia, Jepang, Australia, Belanda dan Indonesia selama sepekan penuh. Festival ini akan di helat di dari 26 November hingga 2 Desember 2018 dan akan di tutup dengan FNJT3 pada 3 Desember 2018.

FNJT3 akan dihelat di tempat yang sama dengan KABA Festival yaitu Ladang Tari Nan Jombang, tepatnya di belakang perumahan polda, Balai Baru, Padang. Untuk itu, silahkan datang dan bergabung dalam kemeriahan Penutupan FNJT3.

Info lebih lanjut, silahkan menghubungi panitia :
Angga Djamar : 0812 6616 716
www.nanjombangdance.id