Randai Berjudul Intan Pangiriang Di Festival Nan Jombang

Randai Berjudul Intan Pangiriang Di Festival Nan Jombang

Tanggal : 3 Agustus 2018

Lokasi : Ladang Tari Nan Jombang, Sanggar Rimbo Tarok Belakang Perumahan POLDA Balai Baru Padang, Sumatera Barat

Penyelenggaraan Festival Nan Jombang tgl 3 Agustus tahun 2018 ini telah memasuki bulan kedelapan. Setiap penyelenggaraannya selalu menyuguhkan sesuatu hal yang baru untuk keberlangsungan seni tradisi Minangkabau, baik dalam hal kwalitas dan juga pengetahuan tentang keberagaman randai yang ada di seluruh daerah di Minangkabau. Bulan ini, kembali Festival Nan Jombang yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Berbeda dari bulan-bulan sebelumnya, kali ini Festival Nan Jombang akan menampilkan grup randai dari Sawahlunto. Grup randai ini merupakan utusan langsung dari Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Sawahlunto.

Grup randai dari Sawahlunto ini merupakan salah satu grup randai yang telah sering mengikuti perlombaan baik yang berada di Sumatera Barat. Sebelum tampil pada Festival Nan Jombang tgl 3 Agustus 2018 kelompok randai ini juga akan mengikuti sebuah perlombaan randai yang juga berada di Sawahlunto pada tanggal 28 dan 29 Juli 2018. Hal ini menjadi sangat menggembirakan mengingat berkembang dan terjaganya pelestarian kesenian randai di wilayah Sumatera Barat sejak dini.

Pada Festival Nan Jombang tgl 3 Agustus 2018 grup randai ini akan membawakan cerita randai yang berhubungan dengan kekeluargaan dengan judul Intan Pangiriang. Naskah randai yang di tulis oleh Jamaludin U. Rajo Kuaso ini menceritakan sesudut kehidupan masyarakat Minangkabau.

Randai ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang bernama Intan Pangiriang yang telah di jodohkan dengan Rambun Ameh, anak dari Puti Linduang Bulan dan Rajo Tuo. Pertunangan ini berjalan dengan lancar hingga ibu Intan Pangiriang yakni istri dari Rajo Angek Garang meninggal dunia. Keadaan tersebut membuat Rajo Angek Garang buta mata dan jatuh hati pada tunangan anaknya sendiri yaitu Rambun Ameh. Keadaan tersebut membuat Rajo Angek Garang berniat membunuh anak kandungnya sendiri Intan Pangiriang. Namun, bagaimana akhir dari cerita randai ini dapat sama-sama kita saksikan di Ladang Tari Nan Jombang pada Festival Nan Jombang tgl 3 bulan Agustus ini. Seperti pertunjukan randai pada bulan-bulan sebelumnya randai Intan Pangiriang ini juga akan diisi dengan penampilan tari piriang oleh kelompok randai tersebut.

Info lebih lanjut, silahkan menghubungi panitia :
Angga Djamar : 0812 6616 716
www.nanjombangdance.id