Ruang Seni Rupa Edisi April-Mei 2016 : "Mangan Ora Mangan Kumpul?"

Ruang Seni Rupa Edisi April-Mei 2016 : "Mangan Ora Mangan Kumpul?"

Tanggal : 28 April 2016 s/d
20 Mei 2016

Lokasi : Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK), Ds. Kembaran Rt.04-05, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta

Ruang Seni Rupa PSBK pada tahun pelaksanaan 2016 dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, akan mengaktualisasikan suatu bentuk dan isi dari kekuatan kesenian dan konsep kuratorial PSBK melalui proses kolaborasi antar seniman serta masyarakat apresiator yang hadir dengan penciptaan karya rupa “bertumbuh” (Project Rupa Tumbuh 2016). Ruang Seni Rupa PSBK Edisi April-Mei 2016 kali ini menghadirkan “Mangan Ora Mangan Kumpul?”, sebagai tema sekaligus judul dalam proses penciptaan karya.

Ruang Seni Rupa April-Mei ini mengangkat sebuah falsafah Jawa Mangan Ora Mangan Kumpul. Pemaknaan asli dari falsafah mangan ora mangan kumpul adalah lebih baik tetap berkumpul dengan keluarga dan kerabat di desa (daerah asal) daripada harus pergi memisahkan diri untuk mencari makan. Kebersamaan atau kekebaratan menjadi faktor yang lebih penting dibanding persoalan lainnya; pengutamaan nilai kekeluargaan. Namun sekarang orang-orang Jawa juga sudah banyak mencari nafkah dan melanjutkan hidup di daerah-daerah luar Jawa, bahkan luar Indonesia.
 
Perkembangan teknologi, terutama di bidang informasi, juga mengubah makna berkumpul serta pola interaksi itu sendiri. Pertemuan secara fisik, dalam beberapa hal, sudah mulai banyak digantikan dengan pertemuan tidak langsung alias melalui dunia maya dengan bantuan teknologi tersebut. Sebagai konsekuensinya cara memahami serta memaknai kebersamaan juga mengalami perubahan.
 
Aktifitas makan itu sendiri, selain fungsinya yang personal yaitu mempertahankan hidup, dalam banyak kebudayaan juga menjadi salah satu cara untuk merayakan kebersamaan. Dalam acara-acara bersama, terutama untuk merayakan atau memperingati peristiwa-peristiwa yang menyenangkan atau membahagiakan, baik dalam skala keluarga ataupun yang lebih luas, aktifitas makan sering menjadi sebagai bagian yang tak terpisahkan.

Santapan yang disajikan dalam acara-acara makan sebenarnya juga menjadi cerminan atas kebersamaan karena unsur-unsur yang ada di dalamnya berasal dari berbagai tempat dan merupakan hasil kerja dari banyak orang.

Berangkat dari pemahaman di atas, RSR, bersama dengan mitra masyarakat, kali ini akan melakukan proses refleksi mengenai makna kebersamaan dalam situasi sekarang. Tentang cara kita memaknai kebersamaan sebagai satu kesatuan keluarga besar, masyarakat bangsa dan dunia, melalui aktifitas makan yang kita lakukan sehari-hari serta bahan makanan yang selama ini sering terlewat dari perhatian kita.

Jadwal INTERAKSI bersama masyarakat akan berlangsung pada:
1. Kamis, 28 April 2016: pukul 14.00 – 16.00 WIB
2. Selasa, 3 Mei 2016: pukul 14.00 – 16.00 WIB
3. Selasa, 10 Mei 2016: pukul 14.00 – 16.00 WIB
4. Jumat, 13 Mei 2016: pukul 14.00 – 16.00 WIB

Jadwal PRESENTASI HASIL AKHIR karya rupa MANGAN ORA MANGAN KUMPUL terselenggara pada Jumat, 20 Mei 2016 pukul 19.30 WIB

Seniman yang berkolaborasi dalam MANGAN ORA MANGAN KUMPUL adalah:
1. Akbar Fahrizal AR (Akbar) - Teater
2. Iqro Akhmad Ibrahim (Iqro) – Seni Rupa
3. Marta Karisma Lelina (Marta) – Seni Rupa
4. Thoriq Dwi Prayitno (Thoriq) - Musik

Ruang Seni Rupa (RSR) PSBK
Salah satu bentuk program presentasi seni di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK), Ruang Seni Rupa (RSR) PSBK sejak tahun 2014 membawa masyarakat seni dan selain seni untuk bersama dan berpartisipasi dalam mengembangkan imajinasi dan kapasitas belajar kreatif, di dalam dan melalui praktek seni rupa. Sebagai ruang eksplorasi, ekspresi dan belajar, serta presentasi seni; Ruang Seni Rupa PSBK pada tahun 2016 akan mengaktualisasikan secara nyata bentuk dan isi dari kekuatan kesenian dan konsep kuratorial PSBK melalui proses kolaborasi antar seniman serta masyarakat apresiator yang hadir dengan penciptaan karya rupa “bertumbuh”.   

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK)
PSBK didirikan dan dibangun oleh Alm. Bagong Kussudiardja pada tahun 1978. Keberadaan PSBK sejak awal berdirinya, telah menjadi pusat perhatian atas pertumbuhan dan perkembangan nilai seni yang ada di kesenian, baik yang diwujudkan untuk keindahan hidup manusia dan masyarakat. Kehidupan hidup manusia dan masyarakat yang indah tercipta melalui proses belajar yang diciptakan oleh PSBK bersama dengan seniman dan masyarakat luas mengenai arti seni di PSBK. PSBK memperluas visi yang dirintis dan diinspirasi oleh Alm. Bagong Kussudiardja yang percaya bahwa kehidupan seni memberikan kontribusi untuk perkembangan ide-ide, cita-cita dan nilai-nilai bagi kehidupan manusia untuk terciptanya manusia yang berdaya.

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja
Ds. Kembaran Rt.04-05, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DIY
Tel./Fax.: +62(0)274/ 414-404
Email: info@psbk.or.id   Web: www.psbk.or.id
FB: padepokansenibagongkussudiardja
Twitter: @PSBK_Jogja