"SAAT HAMPA", Mix Tradisi Urban

"SAAT HAMPA", Mix Tradisi Urban

Tanggal : 2 Desember 2013 s/d
30 November -0001

Lokasi : Gedung Cak Durasim, Taman Budaya Surabaya

Dikampung bernama si Ujang sesampai di kota bernama si Jhon, dikampung berkain sarung sampai dikota bercelana levis. Inilah sebuah gambaran kondisi yang berubah dimana Jiwa/Diri menjadi diri yang lain. Tubuh/gaya bertransformasi serta spirit  yang diyakini luntur akibat pengaruh dari luar diri yang lebih kuat.

Idiom ini klasik, sampai sekarang masih menjadi sindiran ketika seseorang yang pergi merantau dan lama tidak pulang kampung hingga melupakan kampung halamannya dan larut dalam kehidupan kota yang modern dan bergaul bebas, dalam artian verbal lupa diri.

Karya ini mengadopsi pemahaman dalam prinsip silat TIGO NAN TONGGA ( TIGA YANG SATU ) yang diterjemahkan menjadi Tiga Elemen Yang Berkumpul Jadi Satu pada diri manusia yaitu Tubuh yang fana,  Diri yang sebenarnya/ jati diri dan Ruh sebagai energy kehidupan yang merupakan rahasia/titipan Tuhan. “ Manusia hendaknya mengenali dirinya yang pada hakekatnya adalah mengenali Tuhannya”

Sebagai peraih hibah seni 2013 Produksi Tunggal Keempat Tari Kontemporer Indra Zubir  didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan dipentaskan keliling di tiga kota.

1. Gedung Cak Durasim, Taman Budaya Surabaya : 2 Desember 2013
2. Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah : 5 Desember 2013
3. Miroto Art Space  Yogyakarta : 6 Desember 2013

Indra Zubir mulai berproduksi dari tahun 1996, hingga  saat ini telah menghasilkan 25 karya yang berlatar belakang dari kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan kali ini berangkat dari tradisi silat  Minangkabau yang di mix ( dibaurkan ) dengan gaya tari bebas/ free style.  
 
Informasi kegiatan lebih lanjut dapat menghubungi panitia : 0821 1091 8513, atau E mail : indrazdanz@gmail.com