Tari Kontemporer "Wajah"

Tari Kontemporer "Wajah"

Tanggal : 29 Oktober 2013 s/d
30 November -0001

Lokasi : Taman Budaya Padang, Sumatra Barat.

Tari wajah yang di koreograferi oleh Hartati mengangkat cerita tentang kisah para kaum urban Minang dalam sebuah konteks budaya atau biasa disebut merantau, mereka bekerja di perantauan sebagai penggerak ekonomi menengah kebawah. Mereka yang hidup dengan konsep demokratisasi religius dan kerukunan untuk menaklukan belantara kota. Keluarga di jadikan sebagai pendorong utama. Tari wajah merupakan cermin kehidupan masyarakat urban di ibu kota.

Hartati, Seorang koreografer yang aktif di Kelompok Gumarang Sakti, sudah tampil di berbagai belahan negara bersama Sardono W.Kusumo. Hartati memulai karirnya sebagai koreografer pada tahun 1988 untuk mewakili  almamaternya (IKJ) Institut Kesenian Jakarta Hartati juga pernah membawakan sebuah pertunjukkan tari di berbagai daerah dalam Indonesia Dance Festival seperti Tak Usai (1993), Cinta Kita (2008). Selain berkarya di tanah air Hartati juga mengikuti banyak festival di luar negeri antara lain mewakili pemerintah Indonesia di Forum ASEAN pada tahun 1992 dan tahun 1994.

Sejak 2001 Hartati mulai pentas sendiri (Sayap yang Patah). Tahun berikutnya karyanya terpilih tampil dalam pembukaan “Esplanade” (Theatre On The Bay), Singapore. Sebagai penerima Hibah Seni Kelola ia mementaskan Membaca Meja (2002) di Gedung Kesenian Jakarta.

Tari kontemporer berjudul “Wajah” yang didukung juga oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dipentaskan pada tanggal 29 Oktober 2013 di Taman Budaya Padang Panjang sebagai bagian dari kegiatan Padang Bagalanggang - Minangkabau Performing Arts International Festival.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini silahkan menghubungi : 0812 9667 731