The History of Glorious Nusantara: The Misery of Love

The History of Glorious Nusantara: The Misery of Love

Tanggal : 13 Desember 2014 s/d
30 November -0001

Lokasi : Grand Chapel, Universitas Pelita Harapan

"Di dalam setiap sanubari para tenaga medis, berkobar jiwa seni". Hal tersebut merupakan asal mula tercetusnya MEDICABARET, Pentas Seni yang melibatkan dokter, calon dokter dan tenaga kesehatan sekaligus dalam satu pementasan yang juga dikoordinir terutama oleh dokter-dokter dan mahasiswa kedokteran. Anugerah Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2009 menjadi penghargaan yang mengukuhkan acara ini.

Kehidupan seorang dokter sehari-hari dipenuhi dengan aktivitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat, penelitian, dan pendidikan.Hal tersebut membuat dokter-dokter hampir tidak punya waktu untuk melampiaskan hobi, bakat dan talenta seni yang dimiliki Padahal rasa seni tersebut tentu butuh media untuk diekpresikan agar para tenaga medis ini tidak mumet dan dapat melayani masyarakat dengan segar secara fisik dan psikis.

Medicabaret sudah digelar sebanyak empat kali dan selalu dipadati oleh penonton. Medica baret pertama kali diadakan pada tahun 2008 dengan bertemakan MEDICABARET “First on Earth” yang melibatkan 75 dokter serta 200 mahasiswa kedokteran atau keperawatan,sehingga acara ini memperoleh pengakuan anugerah MURI atas nama Prof Dr. Dr. dr. Eka Wahjoepramono, SpBS, PhD sebagai Inisiator, dr. Endang M. Johani SpM sebagai Organisator, dan dr. Vito A. Damay, Sp JP sebagai Kreator Medicabaret.

Keistimewaan MEDICABARET 2014 "The History of Glorious Nusantara: The Misery of Love", adalah acara ini sekaligus sebagai bagian dari rangkaian acara Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapanke 13. MEDICABARET yang ke- lima ini juga merupakan bagian dari serangkaian acara International Conference on Cerebrovascular Surgery (ICCVS) 2014, sebuah konferensi internasional yang dihadiri oleh sekitar 300 dokter ahli bedah saraf dari seluruh dunia.

Melalui MEDICABARET ini pula, dokter serta panitia menyumbangkan sebagian dana untuk para pasien-pasien yang akan menjalani operasi otak, operasimata, operasi jantung ataupun tindakan medis lainnya, yang walau pun dikerjakan cuma-cuma oleh paradokter, masih membutuhkan alat-alat yang tentunya tidak murah. Mari ikut bergandengan-tangan dan bergotong royong memberikan apa yang Tuhan titipkan pada kita, yang sekiranya dapat meringankan beban sesama kita.

SINOPSIS ACARA
MEDICABARET kali ini diberikan judul "The History of Glorious Nusantara: The Misery of Love". Secara bebas diadaptasikan dari kisah Kerajaan Terbesar Nusantara: Majapahit. Salah satu babak dari kisah tersebut adalah Perang Bubat, yang menggambarkan suatu niat yang baik, apabila dikotori dengan nafsu berkuasa dan ego manusia, maka hasilnya adalah kehancuran.

Alkisah Gadjah Mada, Mahapatih Kerajaan Majapahit bersumpah, untuk mempersatukan Nusantara dan tidak akan menikmati kebahagiaan duniawi apabila sumpah tersebut belum terlaksana. Sumpah Palapa menjadi sumpah yang terkenal hingga kini, sekaligus menjadi awal kisah bagaimana kedigdayaan Majapahit, harus menghadapi harga diri kerajaan Pasundan yang diperjuangkan dengan gagah berani. Konon, itu pula sebabnya hingga kini tidak pernah ada nama jalan “gajah mada” di daerah Jawa Barat.


Bagaimanapun, tiada gading yang tidak retak. Majapahit selanjutnya tetap dikenang sebagai Kerajaan Terbesar di Bumi Nusantara ini. Noda hitam dalam sejarah Perang Bubat, hendaknya menjadi pelajaran yang tidak perlu diulangi dalam perjalanan bangsa kita, yang beraneka ragam suku, bahasa dan budaya namun berbangsa satu, bertanah air satu, Indonesia.

PENDUKUNG ACARA:
Pagelaran ini akan dipentaskan oleh segenap keluarga besar Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan dan Siloam Hospitals beserta bintang tamu - bintang tamu yang terlibat dalam pagelaran amal ini.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, silahkan menghubungi panitia : 0822 5555 6586 atau menunjungi website www.medicabaret.info