Indonesia Kaya App

Aplikasi untuk penikmat
budaya Indonesia

Unduh Gratis
Wayang Orang Bharata Mempersembahkan Lakon Berjudul Ciptoning

Wayang Orang Bharata Mempersembahkan Lakon Berjudul Ciptoning

Tanggal : 24 November 2018

Lokasi : Gedung Wayang Orang Bharata Purwa, Jl. Kalilio 15 Senen Jakarta Pusat.

Ciptoning, berkisah tentang Raden Arjuna, Putra penengah Pandawa yang sedang bertapa mencari jati diri. Dalam pertapaannya itu, ia mendapatkan berbagai ujian atau cobaan dari para dewa melalui aneka macam perwujudan. Tujuannya untuk menguji seberapa teguh niat Raden Arjuna untuk mencapai tujuannya.

Akhirnya Raden Arjuna berhasil melalui godaan – godaan itu , maka ia dipilih oleh dewa-dewa untuk menjadi “Jagonya Dewa”.  

Karena menjadi “Jagonya Dewa”, kemudian Raden Arjuna diberi tugas melawan raksasa yang bernama Niwatakacawa yang saat itu sedang mengobrak-abrik Kahyangan karena ingin mempersunting bidadari bernama Supraba. Padahal, bukan ranahnya raksasa memperistri seorang bidadari.

Apakah Raden Arjuna berhasil mengemban tugasnya sebagai “Jagonya Dewa”?

Wayang Orang Bharata didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan lakon berjudul Ciptoning, pada 24 November 2018 di Gedung Wayang Orang Bharata Purwa, Jl. Kalilio 15 Senen Jakarta Pusat pukul 20.00

Tiket dan Reservasi  :       M. Yunus – 0856 1211842

Tentang WO Bharata
Sebagai punggawa seni panggung tradisional di DKI Jakarta, Wayang Orang (WO) Bharata telah dengan gigih mempertahankan dan mengembangkan pertunjukan wayang orang sejak didirikan pada 5 Juli 1972.
Perjuangan para seniman yang terdiri atas penari, pengrawit, pesinden dll ini bukan tanpa onak duri. Namun di sisi lain, tekad dan kesungguhan para awak WO Bharata dalam melestarikan kesenian warisan para pendahulunya ini pun telah mendapatkan berbagai bentuk penghargaan dan pengakuan, terbukti dari seringnya kelompok ini mengharumkan nama Ibu Pertiwi di pentas manca negara sebagai duta budaya bangsa. WO Bharata semakin bahwa pelestarian wayang orang ini akan tetap terjaga dan  juga selalu berusaha mengembangkan kesenian adiluhung ini dengan memadukan bentuk-bentuk kesenian modern tanpa menghilangkan akar budaya yang ada.