Indonesia Kaya App

Aplikasi untuk penikmat
budaya Indonesia

Download
KINTSUGI: A New Ballet about Love, Betrayal and Abuse oleh Elhaq Latief

KINTSUGI: A New Ballet about Love, Betrayal and Abuse oleh Elhaq Latief

KINTSUGI: A New Ballet about Love, Betrayal and Abuse adalah sebuah pertunjukan tari bergenre ballet dan kontemporer yang membawa isu tentang kekerasan dalam pacaran. Pertunjukan yang berdurasi kurang lebih 60 menit ini mengambil inspirasi dari pengalaman pribadi penciptanya. Elhaq Latief ingin meningkatkan kesadaran terhadap isu penting yang kadang terlewati, serta membentuk pemikiran bahwa kekerasan dalam pacaran itu bukan hal yang biasa dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Elhaq Latief (Muhammad Qardhawi Gad El haq) adalah koregrafer yang berbasis di Indonesia. Sejak 2008 ia telah bekerja sebagai Aktor, Penyanyi, Penari dan Koreografer profesional di industri teater di Jakarta, Indonesia. Namun kariernya benar-benar dimulai ketika ia ditawari peran sebagai Corps de Ballet di produksi Ballet Sumber Cipta "The Nutcracker" pada tahun 2009.

Latief memulai pengalaman teater pertamanya ketika dia berusia 13 tahun di Melbourne, Australia. ZOMBIE PROM adalah produksi teater pertamanya oleh Hawthorn Secondary College. Latief menemukan bakatnya dalam Musik, Akting, dan Menari selama SMP juga mempelajari piano, trompet dan seruling. Pada akhir 2009 ia kembali ke Jakarta dan bersekolah di Global Jaya International School, yang menumbuhkan bakatnya dalam menyanyi, menari, dan berakting.

Latief sekarang sedang mengejar gelar Komunikasi dari London School of Public Relations, Jakarta (LSPR). Ia dulu belajar balet di Sekolah Ballet Sumber Cipta di bawah asuhan Farida Oetoyo; seorang Maestro Balet Indonesia. Selain itu, ia mempelajari gaya tari lain seperti kontemporer, jazz, dan hip hop. 

Pada tahun 2016, Latief berpartisipasi dan menerima beasiswa oleh program YES ASEAN Musical Theatre, program oleh Kedutaan Besar AS untuk komunitas ASEAN untuk mempelajari lebih lanjut tentang budaya teater musikal (Broadway). Di tahun ini 2019, Latief terpilih untuk terbang ke New York, Amerika Serikat untuk training dalam bidang teater yang diadakan oleh Galeri Indonesia Kaya Djarum Foundation.

Latief adalah anggota dari Jakarta Performing Arts Community (JPAC), yand dimana dia berkembang dan berkarya sebagai koreografer. Karya-karya koreografinya seperti The Nightmare Before Christmas (2014), Burlesque The Musical (2015), Broadway ke Java (2016), West Side Stroy (2017), Dreamgirls (2018), LSPR’s Dance On (2018) dan banyak lagi. 

KINTSUGI: A New Ballet about Love, Betrayal and Abuse oleh Elhaq Latief dapat disaksikan di Galeri Indonesia Kaya pada tanggal 19 Oktober 2019 pukul 15:00 WIB.