Indonesia Kaya App

Aplikasi untuk penikmat
budaya Indonesia

Download
Manggatang Tarung Saritan Tatu Hiang oleh Tingang Tatu

Manggatang Tarung Saritan Tatu Hiang oleh Tingang Tatu

Tingang Tatu mengusung konsep ansambel dawai dari Kalimantan Tengah yang terdiri dari kacapi ngindu, kacapi nganak, kacapi bass (hasil eksplorasi Daniel Nuhan), kacapi pukul (hasil eksplorasi Daniel Nuhan), rabab dan suling balawung. Tingang Tatu tidak hanya menitikberatkan instrumentasi namun juga aspek-aspek vokal tradisi khas Kalimantan Tengah yang menjadi salah satu karakter yg kuat dari grup ini. Tingang Tatu secara eksplisit melahirkan konsep musik yang baru dan belum pernah ada baik di Kalimantan Tengah maupun di Indonesia.

Dalam pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya, Tingang Tatu akan membawakan pertunjukan bertajuk "MANGGATANG TARUNG SARITAN TATU HIANG" (Mengangkat Kembali Kejayaan Leluhur Suku Dayak Ngaju-Ot Danum, Kalimantan Tengah).

Tingang Tatu adalah Grup Musik yg didirikan atau diprakarsai oleh musisi muda yg berasal dari Kalimantan Tengah bernama Daniel Nuhan pada tanggal 5 Juni 2015 di Yogyakarta. Tingang Tatu terdiri dari Daniel Nuhan (kacapi ngindu, rabab, vokal), Zulfikar Muhammad Nugroho (kacapi ngindu, rabab, suling, balawung, vokal), Fachri Pratama (kacapi pukul, vokal), Vicky Santoso (kacapi bass, vokal), Nofriyan Hidayatulloh (kacapi nganak, vokal) dan Andronisus Setiawan Nuhan (kacapi ngindu, vokal).

Lahirnya grup ini dilatarbelakangi pula oleh Daniel Nuhan, berangkat dari kegelisahannya terhadap kesenian dan budayanya sendiri yang semakin ditinggalkan, akibat perkembangan jaman yang dimana minimnya keingan anak-anak muda Dayak untuk mempelajari musik-musik tradisinya sendiri, padahal itu adalah identitas jati diri mereka. Tingang Tatu merupakan satu upaya agar budaya nenek moyang ini bisa dilihat dan didengarkan hingga ke mata dunia.

Manggatang Tarung Saritan Tatu Hiang oleh Tingang Tatu dapat disaksikan di Galeri Indonesia Kaya pada tanggal 15 Desember 2018 pukul 15:00 WIB.