Indonesia Kaya App

Aplikasi untuk penikmat
budaya Indonesia

Download
Pertunjukan Koreografi Ritus Tergerus Rakus oleh New Indonesian Performing Arts

Pertunjukan Koreografi Ritus Tergerus Rakus oleh New Indonesian Performing Arts

Karya tari Ritus Tergerus Rakus berangkat dari keprihatinan Penata Tari terhadap penebangan hutan yang merajalela tanpa memperhitungkan pelestarian alam, yang juga menggambarkan ironi dari pembangunan yang mampu menyingkirkan kearifan lokal. Pertunjukan Koreografi Ritus Tergerus Rakus adalah sebuah karya tari kontemporer yang berdurasi kurang lebih 45 menit dengan diiringi dengan musik live dan video yang menampilkan potret hutan yang masih rimbun dan potret hutan yg sudah rusak serta gundul. Pesan moral yang ingin disampaikan adalah keinginan untuk hidup selaras dengan alam karena kita hanya mendapat alam sebagai titipan dari Tuhan yang kelak harus diwariskan pada generasi berikutnya.
  
New Performing Arts didirikan oleh Epi Martison pada tahun 2000, merupakan sebuah wadah berkumpulnya seniman-seniman kreatif dari berbagai perguruan tinggi seni antara lain: IKJ, ISI, ASKI Padang Panjang dan lain-lain yang selalu eksis menciptakan karya-karya seni pertunjukan yang banyak terinspirasi  dari seni budaya tradisi yang di dalamnya banyak terkandung makna kearifan lokal. New Performing Arts juga telah banyak bekerjasama dan berkolaborasi dengan seniman-seniman besar lainnya yaitu: Ratna Riantiarno, Asrizal Nur, Sardono W Kusumo, Gusmiati Suid, Boy G. Sakti, Wiwik Sipala, Tom Ibnur, Deddy Luthan, Idris Sardi, Nungki Kusumastuti, Maria Darmaningsih, Hartati, Doni Irawan, Diddy AGP, Embi C Nor, Bejo Laksono, Erwin Gutawa, Aida Swensen, Marusya Nainggolan, Jadug Ferianto, Toni Prabowo, Sulistyo Tirto Kusumo, Jarrod Powel, Franky Raden, Suko Suharjono, Gunawan Muhammad, Rendra, dan Dwiki Darmawan.

Epi Martison atau akrab disapa dengan Bang Epi lahir tanggal 31 Maret 1963 di Baserah, Kuansing,  Provinsi Riau. Lulusan ASKI/ISI Padang Panjang tahun 1985 dan Institut Kesenin Jakarta tahun 2002 ini berpengalaman baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa kali menjadi Art Director  di New Jakarta Ansamble, Music Director di Gumarang Sakti, Music Director di Wakubhim Choir Papua, pernah mendapat medali emas di World Choir Olympic di Winna Austria, Denmark, Jerman, Belanda dan mendapat Bassie Award di 11 negara bagian USA bersama Gumarang Sakti Dance Company, diundang tampil di Labaulle Internationales Deladance Paris, Jacob Fillo Dance Teater USA, Jois Theater New York, OTB Seatle USA, Tour de Canada, Tour de Africa Selatan, London Music Sufi Festival, Colombia Dance Theater, Opera House Sidney  Australia, Tour de Opera Kali, Tour the Hongkong University Of Art, Tour the Japan, Sister City Korea, Taipei, Roma, dan Argentina. 

Di dalam negeri, ia antara lain pernah menjadi Penata Tari, Sutradara, dan Penata Musik pada tari masal pembukaan MTQ provinsi Riau, Penata Musik pada tari masal pembukaan MTQ Nasional di Kendari dan Kalimantan Timur, Penata Musik pada tari masal pembukaan MTQ kepulauan Riau di Natuna dan Tanjung Balai Karimun, Sutradara, Penata Musik, dan Penata Tari pada Pembukaan Festival Pacu Jalur kabupaten Kuansing Provinsi Riau, Penata Musik pada tari masal pembukaan Erau Festival di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pertunjukan Koreografi Ritus Tergerus Rakus oleh New Indonesian Performing Arts dapat disaksikan di Galeri Indonesia Kaya pada tanggal 23 November 2019 pukul 15.00 WIB.