Indonesia Kaya App

Aplikasi untuk penikmat
budaya Indonesia

Download
TarInspirasi: Menari dalam Stigma oleh Karina Syahna, Namira Zania, & PenarInspiratif Project

TarInspirasi: Menari dalam Stigma oleh Karina Syahna, Namira Zania, & PenarInspiratif Project

Menjalankan hidupnya selama bertahun-tahun sebagai penari dan guru tari Anak Berkebutuhan Khusus adalah jalan hidup yang dipilih oleh Karina, ia percaya tari bukan hanya untuk sekedar memunculkan kebahagiaan atau meningkatkan rasa percaya diri, tapi tari dapat merubah hidup seseorang menjadi lebih baik. 

Begitu juga dengan Namira, seorang penyandang Down Syndrome yang mencoba mematahkan stigma dengan talentanya yaitu, menari. Namun, manusia tidak akan pernah lepas dari stigma, tapi disini mereka ingin membuktikan bahwa jika seseorang memilih untuk bersahabat dengan stigma, maka dia akan melangkah lebih jauh dalam hidup ini. 

Harapan dalam karya “TarInsipirasi: Menari dalam Stigma” adalah semua orang dapat lebih menghargai dan menikmati setiap proses dalam kehidupan.

Karina Syahna (24 tahun), seorang perempuan yang mendedikasikan hidupnya selama 6 tahun kebelakang untuk mengajarkan tari kepada Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Mempercayai bahwa melalui passionnya(menari), Karina dapat berbagi ilmu dan kesempatan agar murid-muridnya bisa meningkatkan kepercayaan diri untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka masing-masing. Karina telah berhasil membawa murid-muridnya ke panggung-panggung besar baik secara nasional dan internasional, diantaranya adalah World Dance Alliance Singapore 2014, Asian Paragames 2018, Asian Youth Theatre Festival Singapore 2018, dsb. 

Selain menjadi penari professional dan guru tari, prestasi Karina diantara lain adalah Top 10 Puteri Indonesia 2019, None Jakarta 2017, None Jakarta Selatan 2017, Miss LSPR 2014, Miss LSPR Talent 2014, serta menjadi lulusan terbaik Sarjana Ilmu Komunikasi (Cumlaude) tahun 2016 dan Magister Ilmu Komunikasi (Cumlaude) tahun 2017 di LSPR Jakarta. Selain itu Karina merupakan Founder & Director DINAMIKA (Difabel Indonesia Mau Berkarya): Sebuah Pagelaran Seni dan Workshop untuk Penyandang Disabilitas dan ABK pada tahun 2016 lalu bersama rekannya Rani Ramadhany. 

Karina bertekad untuk terus mengembangkan potensinya dalam menciptakan karya/kegiatan yang dapat memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan bagi orang sekitarnya, terutama bagi penyandang disabilitas. Melalui karya TarInspirasi: Menari dalam Stigma, Karina berharap bahwa kita bisa lebih menghargai keberadaan sesama manusia dan dapat hidup berdampingan dengan stigma dengan makna yang positif, agar selalu bersyukur dengan segala kesempatan yang diberikan oleh kehidupan dan menikmati setiap prosesnya.

Namira Zania (21 tahun), penyandang Down Syndrome yang memiliki segudang talenta dalam dirinya, diantaranya menari, modeling, acting, dsb. Namira mempunyai mimpi agar bisa menjadi rolemodel bagi teman-teman Down syndrome lainnya diluar sana. Memiliki keinginan belajar yang besar, semangat yang tinggi, dan bekerja keras adalah beberapa cara untuk Namira menggapai impiannya. Namira memiliki passion dan rasa cinta yang besar terhadap tari. 

Tak disangka bahwa perjalanan Namira yang berawal sebagai murid hingga menjadi seorang penari professional yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, kini bisa membawanya menjadi pembicara untuk rangkaian Asian Para Games 2018, Coverage majalah, menjadi narasumber diberbagai seminar dan talkshow, serta menjadi Down Syndrome pertama di Indonesia yang berlaga di runway Jakarta Fashion Week pada tahun 2018.

PenarInspiratif Project, adalah sekumpulan orang yang memiliki semangat dan tujuan untuk membuat lingkungan sekitarnya lebih baik melalui tari. Sebuah gerakan yang diiniasikan oleh Karina Syahna, yang percaya bahwa semua orang berandil dalam membuat perubahan, baik kecil maupun besar, dan hal itu bisa disampaikan melalui hal yang sederhana yaitu menari. Dengan rasa cinta dan semangat yang besar akan setiap penari dalam kelompok ini, harapannya dapat menginspirasi dan menyentuh hati setiap orang yang melihatnya untuk ikut tergerak dalam membawa perubahan yang baik bagi sesama manusia, lingkungan sekitarnya, dan menunjukkan kepedulian akan isu-isu tertentu.

TarInspirasi: Menari dalam Stigma oleh Karina Syahna, Namira Zania, & PenarInspiratif Project dapat disaksikan di Galeri Indonesia Kaya pada tanggal 26 Mei 2019 pukul 15:00 WIB.