Bandeng Asap

Bandeng Asap

Foto : Tim Indonesia Exploride

Jawa timur memang kaya dengan berbagai jenis makanan khas, sebut saja Rujak Cingur atau Lontong Balap yang bisa langsung disantap di tempat penjualan. Namun jika berkunjung ke Sidoarjo dan ingin membawa oleh-oleh saat pulang, Bandeng Asap bisa menjadi pilihan. Ada Bandeng Presto dari Semarang atau Sate Bandeng dari Banten, dan ada Bandeng Asap khas dari kota Sidoarjo.

Kota Sidoarjo, yang hanya berjarak satu jam perjalanan dari pusat kota Surabaya, memang terkenal dengan berbagai jenis makanan olahan dari ikan bandeng, misalnya bandeng otak-otak, bandeng bakar aneka bumbu, dan bandeng ungkep. Dinamakan Bandeng Asap karena memang ikan bandeng ini diasap hingga matang.

Biasanya ikan bandeng yang akan diasap berukuran sedang, panjangnya sekitar 30 – 40 centimeter dan beratnya sekitar 1 – 2 kilogram. Sebelum melakukan proses pengasapan, sisik dan isi perut ikan bandeng dibersihkan terlebih dahulu, biar tidak berbau amis. Kemudian ikan yang udah bersih direndam ke dalam air garam selama kurang lebih dua jam, hingga garam meresap ke dalam daging ikan. Setelah itu ikan dibersihkan lagi untuk mengurangi kadar garamnya, lalu diasap hingga matang. Jika ikan bandeng sudah berwarna kuning kecoklatan, itu tandanya ikan sudah matang.

Bandeng Asap bisa langsung disantap dengan sambal petis khas Sidoarjo atau diolah lagi menjadi hidangan lain yang berbahan dasar ikan. Jika ingin membeli Bandeng Asap sebagai oleh-oleh, pilihlah Bandeng Asap yang masih baru karena Bandeng Asap yang sudah lama memiliki tekstur daging yang terasa lebih keras dan juga lebih asin.

Bandeng Asap khas kota Sidoarjo ini sudah cukup lama terkenal. Di kota asalnya, terdapat banyak sekali penjual Bandeng Asap, makanan ini bisa dengan mudah ditemukan di kota-kota sekitar Sidoarjo. Rata-rata satu kemasan Bandeng Asap dijual dengan harga Rp 35.000, tergantung ukuran bandengnya.

Kini sudah ada varian baru dari Bandeng Asap, yaitu Bandeng Asap tanpa duri. Proses pengolahannya sama dengan Bandeng Asap biasa, tetapi saat dibersih, tidak hanya sisik dan isi perut ikan saja yang dibuang, tetapi juga durinya. Dan khusus untuk Bandeng Asap tanpa duri, tempat penjualannya masih terbatas di kota Sidoarjo saja. [TimIndonesiaExploride/IndonesiaKaya]