Bebek Bakar

Foto : Tim Indonesia Exploride

Apa yang membuat bebek bakar Banjarmasin ini berbeda dengan bebek bakar daerah lain? Ternyata daging bebek yang digunakan adalah daging bebek jenis itik Alabio yang terdapat di sekitar Amuntai, daerah yang bisa dicapai sekitar tiga jam perjalanan dari Banjarmasin.

Selain jenis bebek yang berbeda, perlakuan terhadap bebek ini pun terbilang ‘khusus’ demi mendapatkan daging bebek yang empuk. Sebelum dipotong, bebek-bebek itu dikubur hidup-hidup di dalam lumpur sawah selama seminggu, hanya leher dan kepalanya saja yang menyembul ke luar. Saat dikeluarkan dari lumpur, bulu-bulu bebek hampir seluruhnya terlepas dari tubuhnya, dan bebek pun siap dipotong. Cara yang bisa dikatakan agak “sadis” untuk mendapatkan daging bebek yang empuk dan tidak lagi berbau anyir.

Daging bebek yang empuk tadi dipotong kecil-kecil sehingga tidak ketahuan lagi mana bagian paha, dada maupun bagian lainnya. Kemudian, potongan-potongan daging bebek diracik dengan bumbu bercampur kecap dan dibakar di atas bara api.

Bebek bakar yang sudah matang disajikan dengan sambal khas Banjarmasin yang rasanya manis untuk ukuran sambal. Bebek bakar ini punya cita rasa yang berbeda karena bumbunya meresap sampai ke dalam daging bebek. Satu porsi bebek bakar bisa disantap dengan harga Rp 17.000. [TimIndonesiaExploride/IndonesiaKaya]