Bubur Manado

Bubur Manado

Foto : Tim Indonesia Exploride

Bubur Manado dibuat dari beras yang dicampur dengan aneka bumbu dan sayuran seperti kangkung, bayam, kacang panjang, daun kemangi, ubi merah, jagung pipil dan daun gedi yang hanya ada di Manado.

Bubur ini biasanya disantap dengan hidangan pelengkap seperti ikan tongkol atau ikan asin bersama sambal bakasang atau dabu-dabu. Selain enak, bubur ini juga memberikan asupan gizi yang banyak karena bahan pelengkapnya yang bermacam-macam dan menyehatkan.

Di daerah asalnya Manado, bubur bersayur atau Tinotuan, lazim disajikan panas di atas meja atau papan beralas daun pisang.

Jika berkunjung ke Manado, datanglah ke Jl. Wakeke, karena nyaris semua rumah yang ada di sepanjang jalan ini membuka warung yang menjual Bubur Manado. Pada tahun 2001, jalan yang panjangnya hampir satu kilometer ini dinobatkan sebagai kawasan wisata makanan tradisional Tinutuan.

Selain tinutuan, warung-warung di sepanjang Jl. Wakeke juga menjual makanan khas Manado lainnya, seperti: mi ikan cakalang, dan ikan nike goreng. Ikan nike adalah ikan berukuran kecil yang hanya ada di Danau Tondano.

Jalan Wakeke cukup mudah ditemukan karena berada di tengah kota, dan ada papan penunjuk arah berukuran besar yang menjadi tanda untuk menuju jalan ini. Harga satu porsi Bubur Manado sekitar Rp 10.000-an. [TimIndonesiaExploride/IndonesiaKaya]