Danau Poso, Danau Unik Berpasir Rasa Pantai

Danau Poso, Danau Unik Berpasir Rasa Pantai

Jika berbicara mengenai danau di Indonesia, hampir bisa dipastikan bahwa nama Danau Toba di Sumatra Utara menjadi salah satu danau yang paling familiar bagi masyarakat Indonesia. Selain menjadi danau terbesar dan terluas di Indonesia, cerita rakyat dari Danau Toba yang cukup popular membuat nama dari danau ini melekat di telinga masyarakat Indonesia. Namun tahukah bahwa di provinsi Sulawesi Tengah terdapat sebuah danau yang tak kalah cantik dari Danau Toba? Ya, Danau Poso yang terletak di Kota Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ini menyimpan kecantikan yang tak kalah jika dibandingkan dengan danau-danau lain yang ada di Indonesia.

Danau Poso merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia setelah Danau Toba di Sumatra Utara dan Danau Singkarak di Sumatra Barat. Danau Poso terletak di rute jalur utama dari Toraja di bagian Selatan dan Gorontalo — Manado di bagian Utara. Danau Poso terkenal dengan pasirnya yang berwarna kuning keemasan. Gelombang air di danau ini juga mirip dengan gelombang laut. Jika diperhatikan secara seksama, warna air di Danau Poso cukup unik. Di bagian pinggir danau, air berwarna hijau dan terdapat perbedaan dengan warna air di bagian tengah danau dimana air berwarna biru. Berada di ketinggian 657 meter di atas permukaan laut, danau dengan luas seluas 32.000 Ha membentang luas dari utara ke selatan dan mempunyai kedalaman mencapai 510 meter. Bersantai di kala senja di Danau Poso merupakan kegiatan wajib ketika berkunjung ke danau yang disekitarnya terdapat perbukitan yang ditanami cengkeh ini.

Dari Kota Palu, Danau Poso dapat dicapai setelah menempuh jarak sekitar 283 km dengan estimasi waktu perjalanan darat sekitar 8 jam. Jika berangkat dari Kota Poso, Danau ini berjarak 56 km dan dapat ditempuh kurang lebih selama 1,5 jam. Kota Tentena setiap tahunnya juga menjadi tempat diselenggarakannnya Festival Danau Poso. Festival ini menampilkan pagelaran budaya dari Sulawesi Tengah yang bertujuan untuk menarik kunjungan wisatawan ke wilayah ini. Jika mempunyai kesempatan untuk berkunjung ke Danau Poso, jangan lupa untuk mengunjungi area Watu Ngonggi atau kumpulan batu batu besar yang muncul dari dalam danau yang dapat mengeluarkan bunyi ketika dipukul. Dan jangan lupa untuk mencicipi ikan sogili bakar yang menjadi makanan khas Kota Poso. [Rizal/IndonesiaKaya]