Pantai Nirwana, Serpihan Surga Di Tanah Buton

Pantai Nirwana, Serpihan Surga Di Tanah Buton

Nirwana, kata yang berasal dari bahasa Melayu ini berarti surga. Lalu berlebihankah bila ada sebuah tempat yang bernama Nirwana? Sepertinya tidak. Cobalah datang langsung ke sebuah tempat bernama Pantai Nirwana di Kelurahan Sula, Betoambari, Bau-Bau, Buton, Sulawesi Tenggara. Di pantai ini, dapat dinikmati pemandangan yang membuat mata tak ingin terpejam. Pantai Nirwana, merupakan pantai pasir putih yang sangat kontras dengan air laut yang biru jernih. Ombak di pantai ini sangat tenang, hampir tak ada karang. Sehingga pengunjung bisa dengan bebas bermain air, berjemur, atau membakar ikan dan jagung di depan saung yang bisa disewa disini.

Jarak tempuh Pantai Nirwana dari Kota Bau-Bau cukup dekat, hanya sekitar 9 km saja. Bagi yang tidak membawa kendaraan bisa menaiki kendaraan umum dengan membayar 5 ribu rupiah saja. Namun jika ingin petualangan yang menyenangkan, bisa juga menikmati pemandangan dari Kota Bau-Bau dengan berjalan kaki menuju Pantai Nirwana. Dengan mengambil rute arah perbukitan Kota Bau-Bau, akan terlihat pemandangan pantai Pulau Buton dan Pulau Muna dengan pasir putihnya.

Selain menikmati pemandangan di permukaan laut, di Pantai Nirwana bisa juga dinikmati pemandangan bawah lautnya. Dengan diving, bisa terlihat pemandangan terumbu karang yang indah. Bagi warga Kota Bau-Bau, Pantai Nirwana tidak hanya sebatas lokasi rekreasi saja. Ada beberapa warga yang memanfaatkan Pantai Nirwana sebagai kegiatan terapi untuk mengobati beberapa jenis penyakit seperti asma dan gangguan saluran pernapasan. Ini hanya dilakukan dengan cara berendam dalam kesegaran air laut pantai. Meski belum banyak yang mengetahui kebenaran teori tersebut, bagi yang sudah mencobanya mereka percaya bahwa hal tersebut memang berkhasiat.

Di pantai ini tersedia jasa penyewaan ban untuk berenang maupun jasa penyewaan perlengkapan selam yang lengkap. Pengunjung juga bisa menggunakan fasilitas Gode-Gode yakni sejenis gubuk yang dapat digunakan untuk beristirahat dan melepas penat. Beberapa warung makan dan restoran juga bisa ditemukan di sekitar kawasan pantai, begitu juga dengan tempat penginapan. Ada banyak penginapan yang tersedia di sekitar kawasan ini dengan harga yang beragam.

Di sekitar Pantai Nirwana ada tempat pembudidayaan rumput laut yang dikelola oleh nelayan setempat, dan ada pula pemandangan pulau kecil yang mengapung di atas laut yaitu Pulau Kadatua dan Pulau Siompu. Tak jauh dari lokasi Pantai Nirwana juga terdapat sebuah Gua dengan permandian air payau memanjang sekitar 50 meter, masyarakat menyebutnya Gua Moko.

Untuk dapat menikmati keindahan pantai yang memang sangat cocok dinamakan Pantai Nirwana ini, pengunjung hanya cukup membayar uang retribusi sebesar 2000 rupiah saja perorang. Biaya tersebut terpisah dari biaya penyewaan ban, gode-gode, maupun peralatan menyelam. Bila mampir ke sini, jangan sampai melewatkan sunset ataupun sunrise. Siapkan pula kamera untuk mengabadikan keindahan Pantai Nirwana ini. [Rizal/IndonesiaKaya]