Pecel Koyor, Kelezatan Rasa dan Kelembutan Setiap Gigitannya

Pecel Koyor, Kelezatan Rasa dan Kelembutan Setiap Gigitannya

Mendengar namanya, mungkin sebagian dari kita masih terasa asing dengan kuliner yang satu ini. Jika pecel biasanya berisi sayur mayur yang dicampur dengan bumbu kacang, namun pada pecel koyor, ada tambahan bahan berupa urat kaki sapi yang menambah nikmat pecel ini.

Pecel koyor memiliki komposisi bahan-bahan berupa, sayuran yang terdiri dari kacang panjang, kol, sawi putih, kangkung, tauge dan koyor atau urat sapi. Semua sayuran kemudian direbus dalam air mendidih dan diamkan sebentar sehingga sayuran menjadi lunak.

Sebagai bumbu pecelnya, kacang sangrai di uleg agak halus dengan campuran bawang putih, cabai keriting dan cabai rawit yang sudah di sangrai. Setelah di uleg menjadi agak halus, kemudian semua bahan tadi dicampur dengan air matang secukupnya. Air sebaiknya tidak terlalu banyak agar mempertahankan kekentalan bumbu pecel sehingga tidak terlalu encer.

Sedangkan koyor merupakan urat kaki sapi, sebagian masyarakat bahkan ada yang menyebutnya berasal dari urat kemaluan sapi. Urat-urat tersebut direbus setengah matang dengan menggunakan rempah-rempah berupa salam, laos, dan sedikit garam hingga empuk. Kemudian digoreng hingga matang sehingga kelihatan berlemak. Koyor memiliki tekstur yang lebih lembut daripada kikil sapi biasa. Koyor kemudian dipotong kecil-kecil seukuran setengah sentimeter.

Usai menyiapkan ketiga bahan utama tersebut, kemudian baru menyiapkan nasi yang beralaskan daun pisang dengan memberikan sayuran yang sudah direbus, terdiri dari kacang panjang, kol, sawi putih, kangkung dan tauge. Taburi dengan bumbu pecel yang kental dan tidak lupa diberikan potongan koyor. Untuk menambah nikmat sajian pecel koyor hidangkan dengan rempeyek sebagai pengganti krupuk.

Begitu kita mencicipi sajian khas kuliner yang bisa kita temui di sebagian Jawa Tengah ini, rasa bumbu pecel yang kental begitu terasa dominan dan memberikan sensasi rasa sedap dengan pedas yang mantap. Irisan koyor yang memiliki tekstur empuk satu persatu mudah dikunyah sehingga sensasi rasa koyor saat dikunyah memberikan nuansa rasa tersendiri dari pecel yang banyak ditemui di Kawasan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah. [AhmadSirojuddin/IndonesiaKaya]