Pulau Randayan, Pulau Kecil dengan Sejuta Keindahan

Pulau Randayan, Pulau Kecil dengan Sejuta Keindahan

Inilah salah satu surga keindahan yang ada di Kalimantan Barat. Sebuah pulau sepi yang memiliki pasir putih dengan pemandangan eksotis khas pulau pribadi. Inilah Pulau Randayan, pulau yang terletak di sebelah utara daerah pesisir Kalimantan Barat.

Menginjakan kaki di Pulau Randayan kita seperti dimanjakan dengan alam yang sangat indah. Selain pantainya yang berpasir putih, air pantai yang bening dan pemandangan laut lepas yang eksotis menjadi daya tarik tersendiri dari pulau ini.

Bagi pengunjung yang memiliki hobi snorkeling, pulau ini juga memiliki alam bawah laut yang menawan. Ekosistem bawah laut yang masih terjaga dengan terumbu karang yang indah menjadikan melakukan aktivitas snorkeling di pulau ini menjadi menyenangkan. Wisatawan asing yang berkunjung ke pulau ini tidak mau melewatkan kesempatan snorkeling di pulau yang berada di kota berjuluk Kota Khatulistiwa ini.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan Pulau Randayan untuk waktu yang lebih lama, di sekitar pulau terdapat penginapan yang dapat disewa. Untuk tarif sewanya pun relatif terjangkau yakni sekitar Rp.400.000 per malam.  

Berdasarkan informasi, Pulau Randayan memiliki luas tutupan karang hidup sekitar 4,50 hektar, karang mati 3,69 hektar, lamun 0,63 hektar, dan pasir seluas 4,77 hektar. Dengan sajian kondisi seperti ini, akan menarik siapa saja yang memiliki hobi snorkeling maupun diving untuk melakukan eksplorasi keindahan bawah laut yang eksotis di pulau ini.

Untuk menginjakan kaki di Pulau Randayan, pengunjung dapat melalui jalur Teluk Suak. Perjalanan dari Pontianak menuju Teluk Suak dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam dengan jarak sekitar 115 km. Teluk ini berada di 32 km dari Kota Singkawang. Dari Teluk Suak, Anda dapat menggunakan speedboat dengan tarif pulang pergi (PP) Rp. 150 ribu.

Alternatif lain, pengunjung juga dapat menggunakan perahu motor atau kapal khusus. Akan tetapi, pengunjung harus berangkat dari area Pasir Panjang. Tarif menggunakan kapal khusus adalah Rp. 100 ribu pulang pergi (PP). Sedangkan tarif perahu motor adalah Rp. 30 ribu PP.

Dahulu Pulau Randayan merupakan sebuah pulau pribadi yang dimiliki perorangan. Namun seiring berjalannya waktu, pulau ini berubah menjadi sebuah wisata bahari yang mempesona. Selain sajian panorama pantai yang eksotis, jika beruntung pengunjung juga berkesempatan melihat penyu yang naik ke daratan untuk bertelur. [Tauhid/IndonesiaKaya]