Sendratari Ramayana

Sendratari Ramayana

Foto : Tim Indonesia Exploride

Sendratari merupakan sebuah pertunjukan yang memadukan antara seni tari dan drama, yang mengisahkan sebuah cerita tanpa dialog di antara pemain-pemainnya, biasanya hanya dipandu oleh seorang dalang. Pertunjukan ini diiringi oleh musik gamelan dan melibatkan hingga ratusan pemain yang mengenakan kostum jawa dengan kain batik sebagai ciri khasnya.

Di kompleks Candi Prambanan, pertunjukan jenis ini secara reguler dipentaskan, namanya Sendratari Ramayana atau dikenal juga dengan istilah Ramayana Ballet. Sesuai dengan namanya, lakon yang dimainkan pun tentang kisah Ramayana yang memang sudah sangat terkenal di masyarakat Indonesia. Kisah Ramayana itu sendiri tergambar dalam bentuk relief di Candi Siwa, salah satu candi yang ada di kompleks Candi Prambanan. Panggung yang megah berlatar Candi Prambanan, semakin indah dengan sorot lampu yang menonjolkan warna-warna cerah kostum para pemainnya.

Sendratari Ramayana berkisah tentang usaha Rama dalam untuk menyelamatkan Shinta yang diculik oleh Rahwana, raja dari negeri Alengka. Jika dilihat pada relief Candi Siwa, jalan ceritanya memang lumayan panjang.

Tetapi dalam pertunjukan ini, cerita itu dirangkum dalam empat babak, yaitu: penculikan Shinta, perjalanan Hanoman ke Alengka, kematian Kumbakarna dan Rahwana, serta pertemuan kembali Rama dan Shinta. Narasi dalam pertunjukan ini disampaikan dalam bahasa Jawa, Indonesia, dan Inggris.

Pertunjukan Sendratari Ramayana digelar di teater terbuka Kompleks Candi Prambanan, Jl. Raya Yogya-Solo KM 16, Prambanan. Lokasinya yang berada di jalur bus antar-provinsi membuat tempat ini mudah dicapai, baik dari Surabaya, Solo, atau Klaten. Wisatawan yang berangkat dari Yogyakarta bisa menggunakan TransYogya, meski sebaiknya menggunakan taksi atau kendaraan umum karena angkutan umum di Yogyakarta beroperasi sampai pukul 18.00 WIB. Harga tiketnya berkisar antara Rp 50.000–Rp 200.000. [TimIndonesiaExploride/IndonesiaKaya]