Taman Makam Pahlawan Taruna, Peristirahatan Terakhir Perwira Tangerang

Taman Makam Pahlawan Taruna, Peristirahatan Terakhir Perwira Tangerang

Terletak di sebelah barat Lapas Anak Pria, terdapat Taman Makam Pahlawan Taruna. Di taman makam ini, dikebumikan para perwira yang tewas pada masa perjuangan – terutama korban Peristiwa Lengkong.

Terdapat 48 pahlawan yang dikebumikan di taman makam ini. Empat puluh lima pahlawan dikenal yang sebagian besar merupakan korban Peristiwa Lengkong, sementara tiga lainnya merupakan pahlawan tak dikenal. Salah satu pahlawan yang dimakamkan di sini adalah Daan Mogot.

Lahir di Manado, 28 Desember 1928, Daan Mogot menjadi pendiri sekaligus direktur pertama Akademi Militer Tangerang, sebelum kemudian dipindah ke Magelang. Daan Mogot menjadi salah satu perwira yang meninggal dalam Peristiwa Lengkong, bersama 36 pejuang lainnya. Namanya kemudian diabadikan menjadi nama jalan utama yang menghubungkan Tangerang dengan Jakarta.

Selain makam, di tempat ini juga terdapat dua relief dan sebuah tugu. Dua relief masing-masing menceritakan suasana Akademi Militer dan Peristiwa Lengkong. Sementara, tugu yang berada di bagian depan makam bertuliskan nama-nama pahlawan yang dimakamkan di taman makam ini.

Taman Makam Pahlawan Taruna selalu menjadi tempat upacara peringatan Peritiwa Lengkong, 25 Januari. Upacara akan dimulai dari taman makam ini untuk kemudian diteruskan di Monumen Lengkong yang terdapat di Serpong. [Agung/IndonesiaKaya]