Wujud Apresiasi Kain Ikat dalam Tari Sandang Insana

Wujud Apresiasi Kain Ikat dalam Tari Sandang Insana

Di kalangan bangsawan atau kerajaan, seni tari dikenal mempunyai nilai seni yang tinggi. Hal ini disebabkan gerakan dan aturannya telah ditentukan oleh pihak kerajaan. Salah satu tarian kerajaan berasal dari kerajaan Insana di Nusa Tenggara Timur. Tarian ini bernama Tari Sandang Insana.

Kerajaan Insana terletak di Kecamatan Insana, Nusa Tenggara Timur. Kerajaan Insana ini berpusat di daerah yang bernama Oelolok. Kerajaan Insana sangat mengutamakan pendidikan dan kebudayaan bagi masyarakatnya.

Tari sandang insana atau tari tenun merupakan wujud ekpresi dan apresiasi seni dari kerajaan Insana terhadap kain tradisional mereka yaitu kain ikat atau tenun ikat. Hal ini dapat dilihat dari beberapa gerakan-gerakan tari sandang insana.

Beranggotakan enam penari wanita, tari sandang insana menceritakan tentang pembuatan kain tenun insana mulai dari penanaman hingga proses penenunan. Gerakan-gerakan yang mencerminkan orang sedang menanam benih kapas, memanen kapas, menyiangi, memintai hingga menenun kain tenun khas Insana tergambar dalam tari sandang insana.

Busana yang dipakai penari juga tidak lepas dari baju tradisional khas kerajaan. Kain ikat yang bewarna cerah menjadi daya tarik tersendiri yang memikat penonton saat menyaksikan tari ini dipentaskan. Ditambah lagi dengan aksesori dibagian kepala berbentuk bulan sabit, Menjadikan keselarasan dan kecantikan dari para penari tari sandang insana begitu indah untuk disaksikan. [Riky/IndonesiaKaya]