Indonesia Kaya App

Aplikasi untuk penikmat
budaya Indonesia

Unduh Gratis
JPAC Menghadirkan Pertunjukan Broadway Bertajuk Company A Comedy Musical yang Terjangkau

JPAC Menghadirkan Pertunjukan Broadway Bertajuk Company A Comedy Musical yang Terjangkau

Liputan Budaya 29 November 2019
Teater Salihara

Jakarta Performing Arts Community (JPAC), sebuah yayasan nirlaba berbasis komunitas yang berfokus pada pemberdayaan melalui seni pertunjukan, menampilkan pertunjukan drama musikal Company - A Comedy Musical karya Stephen Sondheim dan buku oleh George Furth di Teater Salihara pada tanggal 29 November - 1 Desember 2019. Produksi yang memegang lisensi dari Music Theatre International (MTI) ini juga bekerjasama dengan Trust Orchestra, dan menjadikan Company - A Comedy Musical sebagai produksi pertama dari JPAC yang menggunakan live music sebagai pengiringnya.

JPAC yang berdiri sejak tahun 2014 berkomitmen untuk menghadirkan pertunjukkan broadway dengan harga terjangkau agar bisa dinikmati semua kalangan masyarakat, menggandeng relawan dari berbagai latar belakang yang memiliki passion di bidang teater musikal. . "Kami adalah kumpulan orang-orang yang mempunyai passion yang sama, yaitu seni pertunjukan. Di JPAC, kami semua adalah relawan dan harus menyesuaikan waktu untuk latihan diantara kesibukan kami bekerja atau menuntut ilmu. Karena semua yang terlibat adalah relawan, maka biaya produksi dapat kami tekan dan menjadikan harga tiket kamu sangat terjangkau bagi semua kalangan masyarakat." ujar Rio Rahmansyah, Produser Company - A Comedy Musical. Produksi ini melibatkan banyak relawan dari berbagai latar belakang, sehingga biaya produksi dapat ditekan seminimal mungkin, yang membuat harga tiket terjangkau dan dapat dinikmati oleh banyak kalangan. Selain itu, sebagai wujud kepedulian JPAC kepada masyarakat, sebagian hasil dari penjualan tiket juga disumbangkan kepada Yayasan Sahabat Anak yang memiliki misi untuk memberikan pendidikan kepada anak yang kurang mampu.

Company -  A Comedy Musical adalah sebuah pertunjukkan teater musikal dari broadway yang digubah oleh Sondheim dan telah memenangkan delapan penghargaan Drama Desk serta tujuh penghargaan Tony Awards. Menceritakan tentang Bobby, seorang pria lajang yang tidak dapat berkomitmen pada hubungan yang stabil, teater musikal ini telah diproduksi berkali – kali, terutama pada tahun 2006 yang dimainkan oleh Raul Esparza dan tahun 2011 oleh Neil Patrick Harris.

"Company – A Comedy Musical adalah sebuah pertunjukan dimana semua pemainnya dituntut untuk melakukan berbagai eksplorasi karakter. Selain itu, kami menggunakan naskah asli dalam bahasa Inggris, sehingga menambah tingkat kesulitan bagi para pemain untuk menggunakan bahasa yang bukan bahasa ibu mereka." tutur Fonnyta Amran selaku Sutradara dari Company – A Comedy Musical. Fonnyta sendiri adalah satu diantara sedikit sutradara perempuan di industri teater musikal tanah air yang mampu mengarahkan pertunjukan berbahasa Inggris. Company – A Comedy Musical adalah pertunjukan ke 3 yang disutradarai oleh Fonnyta setelah sebelumnya menyutradari West Side Story yang dipentaskan pada tahun 2017 dan Blackbird yang dipentaskan pada tahun 2018.

Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.