Indonesia Kaya App

Aplikasi untuk penikmat
budaya Indonesia

Unduh Gratis
Naura Menutup Rangkaian Konser Dongeng Melalui "KONSER DONGENG 4"

Naura Menutup Rangkaian Konser Dongeng Melalui "KONSER DONGENG 4"

Liputan Budaya 21 Desember 2019
Indonesia Convention Center (ICE) BSD, Tangerang Selatan

Penyanyi cilik yang beranjak remaja bernama Adyla Rafa Naura Ayu atau yang sangat dikenal dengan panggilan NAURA, kini telah genap berusia 14 tahun. Semakin besar, Naura semakin produktif dengan karya-karyanya di dunia musik juga perfilman Indonesia dan dari karya-karyanya tersebut Naura mendapatkan banyak sekali achievement diantaranya :

  • Album Anak Terbaik AMI Awards 2015;
  • Artis Solo Perempuan Anak-anak Terbaik AMI Awards 2016;
  • Album Lagu Anak-anak terbaik (Langit Yang Sama) AMI Awards 2016;
  • Penyanyi Cilik Kesayangan, Mom & Kids Awards MNC TV 2015 – 2018;
  • Penyanyi Anak Terbaik AMI Awards 2018;
  • Platinum Awards penjualan Album "Katakanlah Cinta" di KFC Store 2019;
  • Memperoleh Beasiswa dari Galeri Indonesia Kaya untuk mengikuti pelatihan seni pertunjukan Broadway di Amerika 2019 dalam program Ruang Kreatif: Indonesia Menuju Broadway;
  • dan yang terbaru adalah Naura kembali memenangkan 2 (dua) kategori penghargaan dari AMI Awards 2019, yaitu untuk kategori Artis Solo Perempuan Anak-anak Terbaik dan juga Duo / Grup / Grup Vokal / Kolaborasi  Anak-anak Terbaik.

Pada penghujung tahun 2019 lalu, Naura bersama Galeri Indonesia Kaya kembali menggelar KONSER DONGENG untuk ke-7 kalinya. Menilik kesuksesan konser-konser sebelumnya, kali ini KONSER DONGENG 4 dibuat dalam skala yang sama seperti saat Konser Dongeng 3 yang lalu di ICE BSD, yaitu dengan kapasitas 4.000 penonton. Setelah sebelumnya Naura juga telah menggelar :

  • KONSER DONGENG 1 (Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, 24 & 25 Oktober 2015) mendatangkan 2.000 penonton per hari.
  • KONSER DONGENG 2 (Ciputra Artpreneur, 4 & 5 Februari 2017) mendatangkan 1.200 penonton per hari;
  • KONSER DONGENG 2 (Sabuga, Bandung, 4 November 2017) mendatangkan 2.500 penonton;
  • KONSER DONGENG 2 (Tunjungan Plaza, Surabaya, 10 Maret 2018) mendatangkan 2.000 penonton;
  • KONSER DONGENG 3 (ICE BSD, Tangerang) mendatangkan 4.000 penonton;
  • KONSER DONGENG 3 (Sabuga, Bandung, 1 Desember 2018) mendatangkan 2.400 penonton.

KONSER DONGENG 4 digelar di Indonesia Convention Center (ICE) BSD, Tangerang Selatan ini sekaligus menjadi "Konser Dongeng terakhir" oleh Naura. Mengingat ini merupakan konser anak-anak terakhir bagi Naura, maka konser ini digelar lebih besar dan megah, lebih spektakuler dan tentunya berbeda dengan Konser Dongeng sebelumnya. Dengan kolaborasi koreografi yang keren untuk setiap aransemen lagu, penggunaan multimedia atau konsep video mapping, teknologi terkini untuk lighting dan sound system, serta efek panggung yang ditampilkan secara memukau termasuk adanya penggunaan button untuk setting dan sling dalam beberapa adegan.

Untuk meraih kesuksesan seperti Konser Dongeng sebelumnya, Naura tetap melibatkan orang-orang hebat yang sama yang berjalan beriringan dengan karirnya, seperti: Trinity Optima Production & Merah Putih Persada selaku Promotor yang juga berkolaborasi dengan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Nola dan Baldy sebagai Produser, Rangga Djoned sebagai Art Director, Simhala Avadana sebagai Composer, Dudi sebagai Koreografer, Inet Leimena sebagai Show Director, Ava Victoria sebagai Music Director, Multimedia oleh Sembilan Matahari, Stage oleh Ully Tiga Dimensi dan Sound System oleh Sumber Ria. KONSER DONGENG 4 juga menghadirkan Neona, Nola Be3, The Baldy's, Ojip Ismaputra dan Teman Broadway Naura (dari program Ruang Kreatif: Indonesia Menuju Broadway).
     
Naura berharap Konser Dongeng terakhir ini bisa berkesan di hati Teman Naura dan seluruh Keluarga Indonesia yang suka akan seni, musik, dan budaya Indonesia. Naura mengajak Teman Naura untuk terus mengejar mimpi dan berkarya seperti yang Naura lakukan dari kecil hingga beranjak remaja seperti sekarang ini.

Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.