Pertunjukan Teater Dewa Ruji Berjudul Pasar Kobar

Pertunjukan Teater Dewa Ruji Berjudul Pasar Kobar

Liputan Budaya 3 Mei 2017
Auditorium Universitas Muria Kudus

Teater Dewa Ruji Kudus didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation sukses mementaskan lakon Pasar Kobar karya Eko Tunas, di Auditorium Universitas Muria Kudus, pada tanggal 3 Mei 2017.
 
Naskah menceritakan tentang sebuah pasar yang terbakar. Diketahui bahwa terbakarnya pasar tidak murni kecelakaan. Itu karena ada niatan mengejar target pembangunan dan relokasi sebagaimana kehendak penguasa. Pedagang hanya mampu meratapi kondisi. Mereka hanya bisa melawan semampunya, meski akhirnya kalah juga. Mereka berpendapat, penggusuran dan pemindahan pasar bukanlah suatu jalan terbaik.

Naskah itu juga berkisah tentang perlawanan kaum urban yang menolak pembangunan dan penggusuran pasar. Salah satu tokohnya, Lek Paidi, sebagai sesepuh pasar dan simbol rakyat merasa pembangunan itu penuh dengan intrik dan kepentingan salah satu golongan. Ia kemudian mengutuk para pemangku kebijakan yang akhirnya memantik sumbu api.

Den Bagus adalah simbol kaum intelektual yang digilakan oleh penguasa. Ketakutannya terhadap segala kemungkinan risiko dan kepada penguasa membuat Den Bagus kemudian diperalat Demang (pengurus pasar atau penguasa). Pada akhirnya dialah yang kemudian membakar pasar itu sehingga para penghuninya terpaksa pindah.

Pertunjukan ini membawa pesan kepada masyarakat terutama generasi muda supaya mereka tak pernah berhenti mengkritisi kebijakan. Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.