Wayang Orang Bharata mempersembahkan "Srikandi Larasati Kembar"

Wayang Orang Bharata mempersembahkan "Srikandi Larasati Kembar"

Liputan Budaya 31 Januari 2016
Teater Wayang Indonesia, Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta

Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mendukung karya Wayang Orang Bharata, kali ini menampilkan judul “Srikandi Larasati Kembar”. Pertunjukan berlangsung pada tanggal 31 Januari 2016, di Teater Wayang Indonesia, Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Sekilas mengenai kisah ini, Prabu Sri Gendono ingin membalas dendam atas kematian ayahnya kepada Arjuna. Adik-adik Sri Gendono, Dewi Sriweni dan Sriwanti, bersedia menolong kakaknya untuk mencuri pusaka Arjuna agar dapat dikalahkan dengan mudah. Mereka berdua pun menyamar menjadi Srikandi dan Larasati palsu. Sriweni dan Sriwanti berhasil mencuri pusaka Arjuna, namun mereka juga berhasil ditangkap oleh anak kembar Arjuna, Gondang Jagad dan Gondang Dewo. Takdir berkata lain. Sriweni dan Sriwanti jatuh cinta pada Gondang Jagad dan Gondang Dewo, begitupun sebaliknya. Akhirnya dengan bantuan Prabu Kresna, Prabu Sri Gendono dapat berdamai dengan Arjuna setelah melihat ketulusan cinta Sriweni dan Sriwanti dengan Gondang Jagad dan Gondang Dewo.

Sebagai punggawa seni panggung tradisional di DKI Jakarta, Wayang Orang (WO) Bharata telah dengan gigih mempertahankan dan mengembangkan pertunjukan wayang orang sejak didirikan pada 5 Juli 1972. Perjuangan para seniman yang terdiri atas penari, pengrawit, pesinden, dan lain lain ini bukan tanpa onak duri. Namun di sisi lain, tekad dan kesungguhan para awak WO Bharata dalam melestarikan kesenian warisan para pendahulunya ini pun telah mendapatkan berbagai bentuk penghargaan dan pengakuan, terbukti dari seringnya kelompok ini mengharumkan nama Ibu Pertiwi di pentas manca negara sebagai duta budaya bangsa.

Meski demikian, WO Bharata menyadari bahwa segala prestasi yang telah dicapai tersebut tidak lepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Mulai dari para rekan seniman yang senantiasa memberikan inspirasi dan semangat berkreasi, para pendukung yang ikut mengantar suatu gagasan dari tataran pemikiran ke ranah perwujudan, hingga para penggemar setia dan generasi baru peminat kesenian tradisi yang menjadi tolak ukur utama keberhasilan suatu pergelaran.

Dengan adanya dukungan tersebut, WO Bharata semakin yakin bahwa pelestarian wayang orang ini akan tetap terjaga dan WO Bharata juga selalu berusaha mengembangkan kesenian adiluhung ini dengan memadukan bentuk-bentuk kesenian modern tanpa menghilangkan akar budaya yang ada.

Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia.