Selain Pantai Ora, 3 Pantai Ini Jadi Bintang di Maluku

Selain Pantai Ora, 3 Pantai Ini Jadi Bintang di Maluku

Oleh : Dinda

Pantai selalu menjadi tempat favorit bagi sebagian traveler. Nah, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki ribuan pantai indah. Bahkan banyak pantai di Indonesia yang belum terjamah oleh masyarakat luas.

Baru-baru ini, muncul nama Pantai Ora di Maluku. Pantai ini mulai dilirik banyak wisatawan karena memiliki sejuta pesona. Dari pulau Ambon, kita hanya perlu menyebrang menuju Maluku tengah, Pulau Seram dengan menggunakan kapal cepat sekitar 2 jam perjalanan. Kemudian, dari pelabuhan Masohi perjalanan darat dengan menggunakan kendaraan bermotor akan memakan waktu hingga 3-4 jam perjalanan untuk mencapai Desa Saleman di Seram utara. Setelah sampai di negeri tersebut, perjalanan harus dilanjutkan lagi dengan menggunakan kapal nelayan selama kurang lebih 15 menit perjalanan untuk sampai di Pantai Ora.

Keindahan Pantai Ora bahkan sudah terdengar oleh mancanegara. Pantai yang masih sepi pengunjung ini memiliki pasir yang putih dan perairan dangkal. Airnya masih sangat jernih hingga wisatawan bisa melihatnya dengan jelas walau hanya di atas permukaan air.

Namun begitu, bukan hanya Pantai Ora yang menyimpan begitu banyak pesona. Berikut adalah tiga pantai lain yang bisa Anda kunjungi ketika sedang bertandang ke Maluku.

1. Pantai Tanjung Kuako

Sejauh mata memandang, Anda akan disambut oleh batuan karang dengan hamparan bebatuan kerikil hitam. Ternyata, Pantai Tanjung Kuako adalah jenis pantai yang berkarang dengan batuan kerikil hitam landai di sekitarnya. Walaupun demikian, pesona indah pantai ini tidak berkurang dan justru bertambah dari sisi keunikannya.

Keindahan pantai ini tidak hanya di daratannya saja, hanya 3 meter dari garis pantai Anda bisa menyaksikan batuan karang indah dengan snorkeling. Pantai ini memiliki deretan karang cantik yang memukau untuk dinikmati dengan snorkeling.

2. Pulau Marsegu

Pulau Marsegu dapat diartikan sebagai Pulau Kelelawar dalam bahasa setempat. Bukan tanpa alasan, penamaan ini diberikan karena memang banyaknya populasi hewan Kelelawar di Pulau ini. Mungkin ketika pertama mendengar arti sebenarnya dari kata Marsegu akan banyak orang yang enggan mengunjungi pulau ini karena keberadaan Kelelawar yang berkonotasi seram dan dekat dengan dunia mistis, namun kesan angker sama sekali tidak terasa di Pulau seluas 240,2 Ha ini. Selain hewan Kelelawar, Pulau ini merupakan rumah bagi hewan lain seperti Burung Maleo dan Kepiting Kenari. Mereka menjadikan pulau ini sebagai habitat makan, bermain dan tidur.

3. Pulau Sapulea

Pulau Sapulea hanyalah pulau kecil seluas kira-kira 1000 meter persegi, berbentuk hampir bulat dan untuk mengelilinginya kami hanya butuh waktu sekitar 15 menit saja. Namun, yang membuat Pulau ini menjadi luar biasa adalah kontur permukaan dan kelengkapan ekosistemnya. Pulau Sapulea memiliki pasir putih sehalus tepung, beberapa pepohonan hijau pun tumbuh di wilayah tengah pulau, batuan karang nan indah pun terdapat di sisi lain pulau, dan tentu saja ekosistem karang laut yang indah ada di sekeliling pulau ini. Hal ini menjadi sesuatu yang luar biasa bagi kami, mengingat sangat sulit mendapatkan jenis kontur yang beragam ini di satu wilayah pesisir.

0
0
0
0
0
0
0
0
0