https://www.indonesiakaya.com
Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia, Bersama : Garin Nugroho Workshop

RUANG KREATIF : SENI PERTUNJUKAN INDONESIA

Ruang Kreatif : Seni Pertunjukan Indonesia merupakan sebuah program yang akan membahas secara dalam tentang pengembangan sebuah proyek seni pertunjukan. Program ini melibatkan instruktur dari Seniman Profesional yang akan membagi ilmu dan pengalaman menangani project-project art kolaboratif.

Garin Nugroho berkolaborasi dengan Galeri Indonesia Kaya dan seniman-seniman yang dikenal di kancah seni pertunjukan menggagas workshop kali ini tak hanya untuk mengasah lebih lanjut kreativitas para pelaku seni pertunjukan dan juga memperkuat sistem pengelolaan dan kolaborasi dalam seni pertunjukan.

Program

1. Bincang Kreatif Seni Pertunjukan

Program Bincang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia merupakan salah satu kegiatan sosialisasi perihal Proposal Art Project Developmet, namun dengan kegiatan ini Garin Nugroho bersama para pelaku seni pertunjukan Indonesia yang sudah berpengalaman juga ingin mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda, sehingga tidak hanya menikmati pertunjukan tetapi juga mengetahui proses awal dalam sebuah seni pertunjukan. Harapan dari program ini dapat menemukan dan melahirkan bakat-bakat baru kreator seniman muda Indonesia. Melihat antusiasme kelompok seni yang tersebar di Indonesia, maka tahun ini program ini akan roadshow di 4 kota besar yaitu Pekanbaru, Solo, Bali dan Makassar pada bulan September dan Oktober

Jadwal Roadshow :

  • PEKANBARU
    Rabu, 12 September 2018
    19.00 – 21.30 WIB
    Gedung Anjung Seni Idrus Tintin
  • SOLO
    Rabu, 26 September 2018
    15.00 – 18.00 WIB
    Gedung Ketoprak Balekambang
  • BALI
    Jum’at, 28 September 2018
    19.00 – 21.30 WITA
    Gedung Candra Metu, ISI Denpasar
  • MAKASSAR
    Rabu, 3 Oktober 2018
    15.00 – 18.00 WIT
    Gedung Mulo

2. Proposal Art Project Development

Program kali ini berfokus pada kompetisi ide konsep kreatif seni pertunjukan yang berfokus pada Kesenian budaya local Indonesia. Ruang Kreatif membuka kesempatan untuk para seniman muda mengirimkan ide dan konsep kreatifnya dalam bentuk proposal. Kompetisi Proposal Art Project Development ini dibuka sejak 1 September – 31 Oktober 2018. Proposal terpilih akan mendapatkan dana produksi sebesar Rp25.000.000. Selain mendapatkan bantuan dana produksi, kelompok proposal terpilih juga berhak mengikuti Workshop Manajemen Produksi Seni Pertunjukan dari pelaku seni pertunjukan yang sudah berpengalaman, mentoring di daerahnya masing-masing saat proses kreatif dan Pentas di Galeri Indonesia Kaya

3. Workshop Manajemen Produksi Seni Pertunjukan

Para seniman muda Indonesia yang terpilih, akan mendapat pendampingan khusus untuk belajar tentang ilmu manajemen panggung dalam sebuah pertunjukan seni. Jadi selain kami bangun ruang kreatif untuk partisipasi, mereka dilatih juga bikin proposal. workshop tersebut hanya ditujukan bagi pengelola atau pimpinan produksi seni pertunjukan. Sebab pimpinan produksi merupakan ujung tombak dalam mewujudkan gagasan seni seorang seniman dapat memiliki gagasan menarik tentang pertunjukan seni. Namun apabila hal tersebut tidak dibarengi dengan penyusunan proposal dan penyampaian komunikasi yang baik kepada para mitra maka ide tersebut akan sia-sia. Hal inilah yang menjadi latar belakang pelaksanaan program ini. Rangkaian kegiatan untuk 25 peserta dari proposal yang telah terpilih akan mendapatkan materi tentang bagaimana menuliskan ide, wawasan teknis, cara membuat membuat dan mengkomunikasikan sebuah proposal serta megelola manajamen dalam sebuah produksi seni pertunjukan. Di hari terakhir kegiatan peserta akan mempresentasikan karya yang terpilih tersebut di depan para produser dalam proses Pitching Forum untuk menentukan 10 proposal terpilih.

4. Mentoring Kreatif

Proses lanjutan setelah workshop 25 peserta terpilih yaitu mentoring untuk 10 karya yang sudah terpilih dari proses pitching forum. Kelompok terpilih akan mempunyai waktu 3 bulan masa produksi sampai akhirnya pentas di Jakarta. Selama proses produksi ini setiap proposal terpilih akan di dampingi oleh mentor dari pelaku seni pertunjukan yang sudah berpengalaman untuk berdiskusi, maupun memberikan masukan terhadap karya yang akan di produksi tersebut. Dan juga akan ada kunjungan dari mentor ke masing-masing daerah dari kelompok itu untuk melihat perkembangan dari karya seni pertunjukan tersebut. Harapannya melalui proses bersama mentor yang memang sudah kredibel dalam bidangnya, bisa menaikkan pandangan komunitas tersebut dalam berkarya.

5. Pentas Ruang Kreatif di Galeri Indonesia Kaya

Selama bulan Maret, karya seni pertunjukan yang telah diproduksi dari proposal yang sudah terpilih akan di tampilkan di Galeri Indonesia Kaya setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 15:00.

Narasumber

Garin Nugroho

Garin Nugroho

Seorang filmmaker yang sudah melahirkan berbagai penghargaan nasional maupun internasional, diputar diberbagai festival film dunia seperti Cannes dan Berlin. Karya-karyanya memotret berbagai ragam latar belakang budaya, mencerminkan pergulatan lokalitas dengan globalitas ditengah dunia yang berubah dengan cepat dan penuh tantangan.

Ruang berkaryanya adalah mencerminkan pergulatan multikultur. Jenis karyanya meliputi film cerita, esai, dokumenter, film pendek, iklan, video musik, dan juga panggung teater. Ia bersama maestro gamelan Indonesia Rahayu Supanggah dengan karya Silent Movie with Gamelan Orchestra “Setan Jawa” (2016) sukses tampil di beberapa gedung pertunjukan Internasional seperti Art Center Melbourne (Australia), Holland Festival (Amsterdam), Esplanade Concert Hall (Singapura), Cadogan Hall (London) dan The Royal Concervatoire of Scotland

EKO SUPRIYANTO

Eko Supriyanto

Eko Supriyanto Seorang koreografer Indonesia yang telah meraih pengakuan internasional yang memegang gelar Master of Fine Arts untuk Seni Tari dan Koreografi di University of California, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 2001. Tahun 2014, ia juga meraih PhD dalam Performance Studies di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ia pernah menari untuk pentas Drowned World Tour Madonna (2001) dan konsultan untuk musikal The Lion King (2000) karya Julie Taymor. Kini di samping mengajar dan menciptakan karya tari, ia juga mendirikan EkosDance Company yang sukses memukau penonton tari di sejumlah panggung di luar negeri dengan karya Cry Jailolo (2014-2015) dan Balabala (2016).

Eko merupakan pencetus Solo Dance Studio di Surakarta dan ekos dance company sejak 1996. Ia juga pernah terlibat dalam pembuatan film. Opera Jawa (2006) garapan Garin Nugroho dan diproduseri oleh Peter Sellars, Eko terlibat sebagai aktor, penari, sekaligus koreografer. Dalam film Generasi Biru (2009), ia terlibat sebagai penata tari. Pada 2013, ia berperan sebagai penata tari pada ajang Miss World yang diadakan di Bali. Bahkan juga turut berperan dalam kesuksesan acara Pembukaan Asian Games 2018 sebagai koreografer dan menggarap tiga segmen tarian untuk 1.600 penari.

Rama Soeprapto

Rama Soeprapto

Seorang Artistic Director for Art and Entertainment Events lulusan Marketing dan Performing Arts di Towson State University, Maryland, Amerika Serikat yang telah lama berkecimpung dalam seni pertunjukan drama di tanah air. Project yang pernah ia kerjakan salah satunya adalah menjadi Assistant Director dari Robert Wilson untuk Bugis Epic Musical berjudul “I La Galigo” yang telah dipentaskan di beberapa negara di dunia dan music theater yang bertajuk “Temptation of Saint Anthony”.

Semakin lama jam terbangnya dalam pagelaran seni membuat ia memberanikan diri mempersembahkan pementasan tari Majestic Mask di Art Science Museum Marina Bay Sand Singapura (2012) dan Abhati (2015) bekerja sama dengan Rahayu Supanggah, seorang Komposer dan Etnomusikolog Indonesia. Pada tahun 2013 menggarap Legendra Tari “Padusi” bersama maestro tari Tom Ibnur, “Prahara Cinta Badai Kasih” naskah garapan Titien Wattimena, dan “Drama Musikal Timun Mas” bersama Thoersi Argeswara.

Iswadi Pratama

Iswadi Pratama

Seorang sastrawan Indonesia yang berasal dari Lampung, ia juga dikenal sebagai seniman yang menekuni dua bidang seni sekaligus, yaitu sastra dan teater. Ia mendirikan Teater Satu Lampung berupaya melaksanakan program-program kesenian, kebudayaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Dedikasinya yang besar dalam perkembangan teater di Lampung ditunjukkannya dengan memelopori Festival Teater Pelajar dan Arisan Teater Pelajar di Lampung. Iswadi pernah mementaskan drama yang diilhami dari puisi-puisinya. Diantaranya; Nostalgia Sebuah Kota yang menjadi Naskah Terbaik dan meraih Peringkat Ketiga GKJ Awards pada Festival Teater Alternatif se-Indonesia 2003.

Apresiasi berskala dunia pun pernah diraih Iswadi. Karyanya, Nostalgia Sebuah Kota, yang meraih sederet prestasi di Tanah Air era 2003-2004, kemudian dipentaskan di Koln, Jerman, pada 2011. Tim yang terlibat terdiri dari berbagai bangsa: sutradara Kristof Szabo (Hungaria), penerjemah Sabine Muller (Jerman), penata artistik Tanz Theatre Fina Bausch dan koreografer Gyula Burger (Hungaria), serta penari dan aktor dari Rusia, Belanda, Spanyol, Jerman, Pantai Gading, juga Indonesia (Teater Satu)

Ayu Laksmi

Ayu Laksmi

Nama Ayu Laksmi sempat dikenal sebagai salah satu lady rocker di blantika musik nasional di tahun 1989. Ia juga merupakan penyanyi Bali pertama yang berhasil menembus industri musik nasional. Ia juga aktif berpartisipasi dalam berbagai festival seni, baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional. Walau berangkat dari dunia musik populer, pelajaran penting dari seluruh perjalanan karirnya sebagai penyanyi adalah, tumbuhnya kesadaran dan ketertarikan untuk kembali kepada musik, sebagai refleksi kehidupan manusia yang universal.

Beberapa festival musik sering menampilkan Ayu Laksmi, dimana kidung sakral yang ia nyanyikan mendapat apresiasi yang luar biasa. Kakawin berusia ribuan tahun dari Kitab Arjuna Wiwaha tertulis dalam Bahasa Kawi, dinyanyikan kembali oleh Ayu Laksmi dengan gaya kontemporer. Penampilan ini sering menjadi bagian yang paling spektakuler, dimana Ayu mampu mengolah vocal dan aksi penggungnya yang magis menjadi sebuah kekuatan. Setelah 18 tahun berkarya, Ia lahir kembali dengan solo albumnya yang diberi judul “Svara Semesta”.

Ayu Laksmi tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tapi ia juga seorang aktris teater dan pemain film. Repertoar Gandamayu (2012), Roman Made in Bali (2014), dan Monoplay Psikopat (2016) adalah beberapa pertunjukannya di panggung teater. Pertemuan dengan sutradara Garin Nugroho membawa nya berkenalan dengan dunia seni peran dalam film Under the Tree (2008). Ia juga sempat menjajal kemampuan dalam film lainnya: Docu Drama I Gusti Ngurah Rai (2013 / Dodid Widjanarko), Soekarno (2013 / Hanung Bramantyo), Pengabdi Setan (2017 / Joko Anwar) dan Sekala Niskala (2018 / Kamila Andini).

Syarat & Ketentuan Proposal

  1. Penerimaan proposal dibuka mulai tanggal 12 September – 31 Oktober 2018
  2. Proposal menggambarkan gagasan ide kreatif seni pertunjukan yang mengandung nilai budaya dan kearifan local Indonesia baik itu seni tari, music, teater, sastra dan lainnya.
  3. Kelengkapan Proposal :
    • Latar belakang karya
    • Ide dan konsep kreatif
    • Rencana layout panggung, kostum dan properti
    • Curriculum Vitae dan link showreel min 3 anggota tim inti project
    • Timeline Produksi (kurun waktu 3 bulan dari Desember 2018 – Februari 2019)
    • Gambaran biaya produksi maksimal Rp. 25.000.000
    • Kontak tim produksi / komunitas
  4. Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) proposal
  5. Tim Seleksi akan memilih 25 proposal karya seni pertunjukan yang akan mendapatkan kesempatan perwakilan timnya untuk mengikuti workshop manajemen produksi seni pertunjukan di Jakarta pada tanggal 25 – 29 November 2018 dengan ketentuan sebagai berikut :
    • Perwakilan tim merupakan Pimpinan Produksi dari project ini
    • Warga Negara Indonesia
    • Usia 17 – 30 tahun
    • Anggota aktif komunitas seni, maupun bagian kegiatan institusi pendidikan seni.
  6. 10 Proposal yang terpilih dari proses pitching forum yang diikuti oleh perwakilan Pimpinan Produksi masing-masing kelompok di progam Workshop manajemen produksi akan mendapatkan dana produksi serta mentoring dari seniman pelaku seni pertunjukan yang berpengalaman di bidangnya serta bersedia menampilkan karyanya di Pentas Ruang Kreatif Seni Pertunjukan pada bulan Maret 2019 di Galeri Indonesia Kaya
  7. Masa produksi akan dilakukan dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan, yaitu pada bulan Desember 2018 – Februari 2019. Proposal terpilih bersedia menampilkan karyanya di Pentas Ruang Kreatif Seni Pertunjukan yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2019.

Info Pendaftaran

  • Proposal di unggah melalui website indonesiakaya.com/ruangkreatif paling lambat 31 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB.
  • Informasi lebih lanjut :
    Panitia Pelaksana Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2018
    • E-mail : ruangkreatif@indonesiakaya.com
    • Facebook : Ruang Kreatif Seni Pertunjukan
    • Instagram : @ruang.seni.pertunjukan
    • Contact Person : 08777 61 22223.
  • Pendaftaran tidak dipungut biaya
  • Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 10 November 2018 melalui website, media sosial, dan juga akan disampaikan kepada tim terpilih melalui email, SMS, atau telepon.
  • Keputusan tim seleksi tidak dapat diganggu gugat.

Jadwal Kegiatan

  • Pendaftaran Proposal
    12 September – 31 Oktober 2018
  • Penjurian
    5 – 9 November 2018
  • Pengumuman
    10 November 2018
  • Workshop Manajemen Produksi 25 peserta terpilih
    25 – 29 November 2018
  • Proses Produksi Konsep Kreatif & Mentoring
    Desember 2018 – Februari 2019
  • Pentas Ruang Kreatif di GIK
    Maret 2019

Unggah Proposal

  • File gambar(.jpg/jprg), Office (.doc/.docx), Power Point (.ppt/pptx), dan Pdf (.pdf)
  • Maksimum ukuran file 10MB

Hubungi Kami

ruangkreatif@indonesiakaya.com
+62877 7612 2223